Segudang Prestasi Hata Arysatya Sebagai Drummer Muda Nasional, Menunggu Apresiasi Pemkab Lamongan

Segudang Prestasi Hata Arysatya Sebagai Drummer Muda Nasional, Menunggu Apresiasi Pemkab Lamongan

238 views
0
SHARE

Kabarone.com, Lamongan – Drummer muda berbakat dan piawai dalam setiap actionnya, ternyata putra Lamongan Jawa Timur, ia adalah Hata Arysatya (29), pria kelahiran Lamongan pada 21 Januari 1988 ini juga memiliki segudang prestasi sebagai penabuh drum (drummer) dengan khas music direktor. Hal itu dibuktikan dengan tersusunnya rapi Trophy penghargaan yang tersimpan di almari kaca rumahnya yang ia raih dari sejumlah kompetisi di tingkat daerah maupun Nasional.

Saat ditemui di kediamannya Hata Arysatya mengatakan, “Saya mengenal alat musik khususnya drum sejak masih duduk dibangku SD. Masuk SMP mulai gabung ke group band di sekolah,” kata Hata pada Selasa 19 September 2017.

Lebih lanjut Hata, “Penghargaan dari sejumlah kompetisi dan ajang pencarian bakat yang saya ikuti, baik di tingkat daerah maupun Nasional,” lanjutnya.

Selain itu juga terlihat beberapa fotonya bersama sejumlah musisi papan atas Indonesia yang terpajang di dinding rumahnya, seperti Ahmad Dhani, Pyu dan musisi lainnya.

Dari awal perjalanannya di dunia musik. Hata memulai bergabung dalam group band sekolah yakni “Snesa Big Band” pada tahun 2001 saat dia masih SMP. Selanjutnya tergabung dalam group “Cyclops band”, salah satu band indie Lamongan, saat dia dibangku SMA.

Hata dalam mengembangkan bakatnya pada tahun 2005, memilih tinggalkan bandnya dan mengikuti ajang pencarian bakat sebagai drummer di ajang Dream band pada tahun 2005 yang di ikuti oleh jutaan peserta dari sejumlah daerah di Indonesia.

Kesempatan itu tak ia sia-siakan, dia pun berhasil lolos mengalahkan jutaan para peserta drummer yang mengikuti audisi. Selanjutnya memba dan ia tergabung dalam group “Lensa Band”. Namun sayangnya, group band tersebut tidak bertahan lama sehingga dirinya memilih untuk ber solo karier.

Dilain hal, prestasi dan pengahargaan lain yang ia raih yakni, 53 kali meraih “Best drummer band festival”,
12 trophy solo (drum competition),
additional drummer for orchestra, recording, gigs, juara boomerang drum school drum competition, juara drum idol “Ahmad Dhani rock school, juara burgerkill only the strong youtube drum contest, uzone Indonesia talent final di RCM di jakarta dan terakhir pada tahun 2016 lalu dalam audisi drummer pengganti burgerkill dirinya di posisi 5 best metal drummer indonesia.

Saat ditanya soal pengalaman yang menarik, ia menerangkan, “Pernah sekali ikut festival. Terbesit dihati saya iseng-iseng jadi vokalis dalam groub band milik adek saya. Dan saat itu juga saya gak terfikir, kalau terpilih jadi the best vokal,” jelasnya dengan senyum khasnya.

Hata, pemuda berbakat putra asli lamongan (PUALAM) selayaknya mendapat apresiasi dan perhatian khusus dari pemkab Lamongan Jawa Timur karena sudah mengangkat nama baik Daerah Kabupaten Lamongan di bidan musik di kanca Nasional (Sehingga Lamongan Benar-benar Megilan di segala bidang).
Lebih-lebih tidak menutup kemungkinan, bibit-bibit musisi seperti dia masih banyak di Lamongan.

Ditandaskan lagi oleh Hata, betul karena sejauh ini belum ada sekolah khusus musik di Lamongan. Padahal kalau saya lihat, bibit bibit musisi di Lamongan sangat banyak. Sangat di sayangkan kalau hal ini tidak difasilitasi,” pungkas Hata (pul/pur/rul).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY