Kabasarnas Resmikan Kapal SAR (241) KANSAR LAKSMANA di Kota Baru

Kabasarnas Resmikan Kapal SAR (241) KANSAR LAKSMANA di Kota Baru

45 views
0
SHARE

Kabarone.com, Kotabaru – Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Marsekal Madya TNl M. Syaugi resmikan kapal SAR (241) KANSAR LAKSMANA di pelabuhan pangkalan ikan (PPl) Kotabaru Kalimantan Selatan, Kamis (01/02).

Turut hadir mendampingi Kabasarnas RI antara lain, Dadang Sengkuni ( Setama Pencarian dan Pertolongan RI ), Mayor Jendral Heronimus Guru (Deputi Pencarian dan Petolongan RI), Mujiono, MSi (Kakansar Banjarmasin)

Juga hadir Drs H. Gusti Burhanudin, M, Si (Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Politik), H. Sayed Jafar Alydrus, SH (Bupati Kotabaru), Hj. Alfisah, S.Sos, MAP (Ketua DPRD Kotabaru), Kombes Pol Gatot Wahyudi (Dirpolair Polda Kalsel), Letkol Laut (P) Wijayanto S.E (Danlanal Banjarmasin), Letkol Laut (E) Joko Andriyanto S.T., M.Tr Hanla (Danlanal Kotabaru), Letkol Arh Samujiyo (Dandim 1004/Kotabaru), Drs. Muhammad Arif (Wakil Ketua DPRD Kotabaru), Drs. Said Ahmad, MM (Sekda Kotabaru), Mayor (Pnb) Hengky S (Wadanlanud Syamsudin Noor), Kompol Yusriadi Yusrin, S. I. K (Wakapolres Kotabaru, Teguh Prasetyo (Koordinator Posar Kotabaru), Kadis, SKPD lingkup Kotabaru, Detjen P2P Banjarmasin dan Instansi lain.

Bupati Kotabaru H. Sayed Jafar, SH mengatakan kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kotabaru mengharapkan dengan adanya dukungan Kapal Laksmana 214 kepada Badan Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin untuk di tempatkan di Kabupaten Kotabaru dapat merespons dengan cepat setiap kejadian bencana dan pencarian orang korban kecelakaan dilaut, ungkapnya.

” Kabupaten Kotabaru merupakan wilayah kepulauan yang memiliki 100 lebih Pulau, untuk itu peran Kapal Laksmana ini sangat kami harapkan guna melaksanakan pertolongan kepada setiap kejadian kecelakaan maupun bencana yang terjadi agar dapat segera teratasi dengan cepat dan aman.

Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Pemerintahan dan Politik Drs. H. Gusti Burhanudin, M, Si mengatakan, bahwa Bantuan Kapal Laksmana 241 kepada Badan Penyelenggaran Pencarian dan Pertolongan Banjarmasin merupakan perhatian dari Basarnas Pusat kepada kita, untuk itu diharapkan dapat mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas penanganan musibah pelayaran dan penerbangan, selain itu Kalsel juga Miliki Kapal Deteksi Cepat Pencarian Korban di Laut Kotabaru.

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas bantuan pemerintah melalui Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS) berupa satu unit Kapal SAR KN Laksmana 241 untuk memperkokoh penjagaan wilayah kemaritiman di Banua, khususnya di Kabupaten Kotabaru.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor dalam sambutan tertulis yang dibacakan Drs H Burhanuddin, MSi, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, pada Peresmian Kapal SAR KN 241 dan Simulasi Latihan SAR Daerah 2018.

Dikatakan gubernur, bantuan kapal tersebut semakin memberikan kemudahan petugas SAR dalam melaksanakan tugas dan memberikan pertolongan kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana. Peralatan dan teknologi yang memadai tentu akan memperkuat kesiapan dalam melakukan pencarian dan pertolongan.

Untuk itu saya atas nama masyarakat dan pemerintah daerah sangat mengapresiasi hadirnya bantuan Kapal SAR KN Laksmana 241 yang diberikan Basarnas RI untuk kepentingan masyarakat Kalsel., “ucapnya.

Hadirnya kapal ini diharapkan mampu memberikan penanggulangan, pencarian, dan pertolongan semakin cepat. Keberadaan kapal ini juga mendukung pengembangan Kotabaru menjadi poros maritim Indonesia.

Dukungan personil dan material yang canggih ini merupakan penentu keberhasilan tugas Badan Pencarian dan Pertolongan, semoga kehadiran KM 241 Lakmana ini dapat membantu dan meningkatkan kesiapan dan siaga personil guna mengurangi dampak yang buruk dari kecelakaan khususnya diwilayah perairan Kalimantan Selatan.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan RI Marsdya TNI Syaugi S.Sos. MM mengatakan adanya dukungan Kapal Laksmana 241 kepada Kantor Badan Pencarian dan pertolongan Banjarmasin diharapkan mampu melakukan kontibusi nyata untuk mendukung dalam peningkatkan kinerja Basarnas.

Diharapkan sarana dan prasarana yang didapat sekarang ini dapat meningkatkan kecepatan dalam melaksanakan operasi SAR pertolongan dan dapat memberikan kontribusi positif untuk memudahkan dalam bantuan pencarian korban kecelakaan laut.

“Indonesia merupakan Negara yang memiliki lautan terbesar ke dua setelah Kanada dan salah satunya lautan kita ada di Kotabaru, yang mana merupakan Wilayah Kepulauan dengan memiliki 100 lebih pulau yang menyebar dan dapat berpotensi menjadikan adanya kerawanan.

Sekretaris utama dan para deputi Mujiono menjelaskan, KN SAR LAKSMANA adalah kapal buatan dalam negeri berukuran 40 meter. Kapal ini akan ditempatkan di POS SAR Kotabaru yang dapat digunakan untuk membantu pelaksanaan operasi SAR di daerah tersebut Dan Mencangkup wilayah kerja KalSel – Teng.

Pengadaan kapal penyelamat itu merupakan bukti komitmen BASARNAS dalam memaksimalkan misi penyelamatan dan pencarian operasi SAR di wilayah perairan Indonesia.

Semakin memaksimalkan misi pekerjaan, baik untuk menanggulangi bencana ataupun misi pencarian dan penyelamatan SAR lainnya. Kapal berwarna putih orange itu memiliki panjang 40 meter dan lebar 7,8 meter dengan tiga mesin penggerak, kecepatan maksimal kapal itu mencapai 28 knot dan mampu membawa 50 orang.

Kapal ini juga mengedepankan penanganan medis sehingga ada empat tempat tidur, tepat di pintu masuk, ada perawatan sementara dari medis di dalam kapal ini.

Jadi kalau kita evakuasi menuju daerah yang lebih aman atau tempat untuk merawat yang lebih intensif, di dalam ini ada juga untuk perawatan sementara, perawatan tingkat pertama, kemudian ada alat selam juga di sini, misalnya sedang melakukan tugas terpaksa harus menyelam menggunakan alat selam.

Kata Mujiono, ” Sekadar informasi, KN SAR LAKSMANA juga dilengkapi alat bernama Ecdis dan AIS, alat ini jugavbisa mengetahui kapal-kapal yang berada di sekitarnya dan dengan data detail nama kapal serta pemilik, bahkan tujuannya.

Informasi tersebut ditampilkan di layar AIS. KN SAR Laksmana ini memiliki kemampuan deteksi permukaan dan dilengkapi forward infrared untuk mempermudah pencarian malam hari, kemampuan deteksi kapal kelas II ini mencapai kedalaman 30 meter dari permukaan laut.

Kapal ini juga memiliki alat untuk deteksi korban yang mengapung hingga jarak 5 Mil Laut dan dilengkapi alat telekomunikasi yang canggih tersambung langsung dengan satelit juga dilengkapi Radar dan GPS untuk menentukan lokasi kapal secara tepat. (Hrp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY