Rehabilitasi Kantor Desa Kaslor Mangkrak ?

Rehabilitasi Kantor Desa Kaslor Mangkrak ?

64 views
0
SHARE

Kabarone.com, Cirebon – Kegiatan rehabilitasi kantor Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon yang menggunakan dana bantuan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Propinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 sampai lewat tahun anggaran 2017 ternyata dalam pelaksanaannya belum juga selesai alias mangkrak.

Sehingga banyak menuai pertanyaan dari beberapa element masyarakat. Konon Pemerintah Desa Kasugengan Lor menerima dana bantuan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 dan dicairkan dibulan Juni tahun 2017, maka proyek rehabilitasi tiga ruang jika dikerjakan dengan baik-baik seharusnya sudah selesai.

“Kegiatan rehabilitasi tiga ruang kerja kantor Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon tidak terdapat papan informasi publik tentang proyek,” kata Kacung salah seorang warga setempat kepada media ini Rabu, 07 Februari 2018.

Menurutnya Pemerintah Desa Kasugengan Lor dalam penggunaan keuangan negara tidak transparan. Sebab tidak terpasang papan informasi (Baligo) yang menjelaskan tentang rencana penggunaan keuangan desa satu tahun anggaran.

Selain itu Bendahara Desa Kasugengan Lor, Sunengsi diduga hanya sebagai “alat pencairan” keuangan desa seperti anggaran dana desa atau bantuan propinsi dan sumber keuangan lainnya. Kemudian setelah uang diambil, tugas dan fungsinya bendahara tidak di aktifkan lagi. Semua kegiatan keuangan diambil alih sang pemimpin.

Sangat disayangkan bendahara desa tidak menunaikan tugasnya memegang keuangan desa di duga dimonopoli oleh oknum aparat desa. Akan tetapi Suneni sebagai Bendahara tidak menjawab saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.

Sementara Kuwu Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon, Ali ketika di konfirmasi media ini Rabu, 07 Februari 2018 di kantornya mengakui pihaknya sedang melakukan kegiatan rehabilitasi kantor desa menggunakan dana bantuan.

Dijelaskan, Pemerintah Desa Kasugengan Lor Kecamatan Depok Kabupaten Cirebon memperoleh dana bantuan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 sebesar Rp.165 juta. Dana bantuan tersebut sedang di gelar untuk rehabilitasi ruang kerja BPD, LPMD dan Karang Taruna.

Karena sekarang ini curah hujan cukup banyak hingga mengganggu jalannya kegiatan rehabilitasi. Akibatnya pembangunan rehabilitasi ruang kerjanya lembaga desa mengalami kendala, hingga sampai hari ini berhenti dan belum selesai, ungkap Kuwu Kasugengan Lor, Ali.

Dana bantuan APBD Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2017 di cairkan triwulan akhir. Sehingga pelaksanaan kegiatan rehabilitasi sampai bulan ini (Februari 2018) belum selesai sebab terkendala curah hujan. ” Rehabilitasi tiga ruang kerjanya lembaga desa di target kan, akhir bulan Maret 2018 sudah selesai semuanya,” pungkasnya. (Mulbae)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY