Kepala Dinas PU Bina Marga, Ir. EKO AGUS TRIANDONO, M,Si Prioritaskan Peningkatan...

Kepala Dinas PU Bina Marga, Ir. EKO AGUS TRIANDONO, M,Si Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur Jalan

203 views
0
SHARE

Kabarone.com, Lamongan – Perbaikan jalan kabupaten antara Sukodadi-Sumberwudi menjadi prioritas peningkatan infrastruktur jalan di Lamongan tahun ini. Estimasi anggarannya sekitar Rp 9 Miliar hingga Rp 10 Miliar dari dana alokasi khusus (DAK) kementerian pekerjaan umum dan perumahan rakyat (PUPR). ‘’Masih proses lelang,’’ kata Kepala Dinas DPU Bina Marga Lamongan, Ir. EKO AGUS TRIANDONO, M,Si.. Menurut dia, ruas jalan itu yang akan diperbaiki sepanjang 3,165 kilometer (Km).

Perbaikannya tidak secara menyeluruh, tapi dilakukan bertahap. Akan dipilih spot-spot yang berlubang yang memang perlu dilakukan perbaikan. Saat ini dipilih spot, yakni Pasar Pucangro dan Kendalkemlagi (dua titik). ‘’Spot itu akan diselesaikan tahun ini dengan menggunakan dana dari DAK pusat,’’ ujarnya. Dia mengungkapkan, program peningkatan infrastruktur ini belum bisa dimulai di tribulan pertama tahun ini. Karena program ini sasarannya cukup banyak, sehingga harus dipilih spot paling mendesak untuk dilakukan perbaikan.

“Setelah survei, kondisi yang paling parah harus dilakukan perbaikan, termasuk ruas jalan Sukodadi-Sumberwudi itu,” terangnya. Menurut dia, tahun ini setidaknya ada empat lokasi sasaran perbaikan. Selain Sukodadi-Sumberwudi, juga Deket-Soko, Tikung-Kembangbahu dan Bluluk-Sukorame. Perbaikan ini dilakukan secara bertahap, dan proses pengerjaannya tidak lagi menggunakan swakelola tapi kontraktual. ‘’Karena perbaikan swakelola dirasa tidak efisien,’’ ujarnya.

Ir. EKO AGUS TRIANDONO, M,Si.menegaskan, perbaikan dilakukan bertahap karena konstruksi bangunan dipilih bahan terbaik. Yakni akan memanfaatkan beton. Meski harganya lebih mahal, tapi kualitasnya lebih baik. Karena itu, perbaikan infrastruktur tidak bisa serentak. ‘’Dengan model konstruksi beton harapannya bisa lebih awet. Apalagi kondisi tanah di Lamongan bisa dibilang kurang baik.

Jadi kalau perbaikan menggunakan beton, pasti sudah ada tembok penahan tanah (TPT) agar bangunan lebih awet,” jelasnya. Dia menambahkan, beberapa spot juga akan dilakukan pelebaran. Misalnya Pasar Pucangro, kondisi jalan hanya 4,5 Meter, sehingga akan dilebarkan menjadi 6,5 Meter. “Sesuai dengan kebijakan Kemen-PUPR, perbaikan tersebut harus sesuai dengan standar,” tandasnya.(pull/ian/pur).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY