Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Netralitas Saat Pesta Demokrasi

Panglima TNI dan Kapolri Tekankan Netralitas Saat Pesta Demokrasi

73 views
0
SHARE

Kabarone.com, SEMARANG – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memberikan pengarahan kepada 2500 prajurit TNI dan Polri se-Jateng dan DIY di Auditorium Cendrawasih Gedung Catur Prasetya (Cendikia) Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Senin (2/4/2018).

Petinggi militer nomer satu di Indonesia itu meminta agar TNI – Polri tetap menjaga soliditas, sinergitas keduanya sehingga apa yang menjadi komitmen antara TNI-Polri adalah netralitas dalam pelaksanaan pesta demokrasi 2018 dan 2019 benar benar tercapai.

“Harapan kita pesta demokrasi ini berjalan dengan aman dan damai, sehingga untuk masyarakat dan pelaku usaha tidak perlu khawatir. Insya Allah semua bisa berjalan dengan lancar,” kata Marsekal Hadi.

Menurut Panglima TNI hal itu sesuai dengan MoU antara TNI-Polri. “TNI akan mendukung langkah-langkah Polri dalam rangka pengamanan pesta demokrasi 2018 dan 2019, sehingga harus ada satu kata, satu komando dari atas yaitu dari Panglima TNI dan Kapolri,” bebernya.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menjelaskan, kunci stabilitas keamanan politik di Indonesia ini adalah soliditas TNI-Polri serta dukungan masyarakat. “Oleh karena itu, mengambil prinsip ini Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama saya sepakat untuk mensosialisasikan sampai tingkat bawah,” jelasnya.

Sebelumnya Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri pada minggu lalu juga telah melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, terutama daerah-daerah yang menggelar Pilkada.

“Kemudian saya sendiri seizin Panglima kemarin berkumpul dengan rekan-rekan TNI-Polri di Papua. Nanti kita akan melanjutkan perjalanan ini. Sekarang di Jateng, nanti juga akan berlanjut ke daerah-daerah lain,” urai Kapolri.

Tito menambahkan tujuan kunjungan itu, katanya, adalah sosialisasi soliditas dan netralitas anggota TNI-Polri. “Sepanjang TNI-Polri solid, didukung oleh rakyat mengambil posisi netral, insya allah Pilkada ini tidak perlu ditakuti,” imbuhnya.

Dia juga akan menjamin keamanan para pelaku usaha selama Pilkada. “Ini adalah bagian dari proses demokrasi yang biasa saja, kita memilih pemimpin. Jadi untuk temen-temen pelaku usaha juga jangan khawatir, silakan berusaha. Bapak Panglima dan Kapolri menjamin, usaha bapak-bapak tidak akan terganggu. Situasi insya Allah akan aman dan kondusif,” pungkasnya. (amr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY