Panwascam Ngimbang Tingkatkan Kinerja dan Libatkan Peran Serta Masyarakat

Panwascam Ngimbang Tingkatkan Kinerja dan Libatkan Peran Serta Masyarakat

159 views
0
SHARE

LAMONGAN. Kabarone.com – Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan sangat strategis guna menciptakan pemilihan umum (pemilu) yang demokratis dan akuntabel. Demikian disampaikan Ketua Panwascam Ngimbang Arianto ketika ditemui wartawan Kabarone.com  Minggu, 8 April 2018.

“Panwascam harus bisa melakukan fungsi pencegahan. Kalau bisa dilakukan pencegahan, lakukan semaksimal mungkin dengan melibatkan partisipasi masyarakat, baru dilakukan penindakan,” ujarnya.

Arianto juga menekankan agar Panwascam menguasai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu serta etika penyelenggara pemilu. Panwascam juga harus mengawasi praktik politik uang, netralitas aparatur sipil negara (ASN), TNI, Polri, putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dan pengadilan.

Arianto mengatakan, kami berharap para Panwascam bisa meningkatkan kinerja pengawasan yang optimal. Sehingga dapat mendukung kinerja Panwascam agar lebih andal dan matang dalam mengawasi pemilu khususnya pilkada Jatim.

“Selain itu juga pentingnya penguatan kelembagaan pada Panwascam .pelibatan masyarakat dalam peran serta ikut mengawasi terselenggaranya pilkada yang aman dan terkendali,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Anggota panwas Ngimbang Awang Pramudyono mengatakan,” pentingnya pembuatan laporan kerja dari Panwascam. Dalam kesempatan tersebut dia juga memaparkan contoh laporan harian yang telah dibuat oleh Panwascam.

“Panwascam harus membuat laporan harian yang berkaitan dengan tahapan penyelenggaraan pemilu kepada Panwaslu kota. Sehingga jika terjadi pelanggaran oleh jajaran KPU bisa ditindaklanjuti,mengenai unsur pelanggaran yang harus memenuhi unsur materiil (adanya laporan, waktunya tidak melebihi yang ditentukan, tanggal dan waktu kejadian, serta penyertaan tanda tangan). Sedangkan syarat formil meliputi pelapor, saksi, dan terlapor.

“Penting juga adanya barang bukti seperti uang dan alat bukti seperti keterangan saksi, surat keterangan, foto dan video dalam laporan pelanggaran,kita bersikap netral dan mengfungsikan kinerja ,” jelas Awang Pramudyono.

(Advetorial)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY