Berbekal Budaya Hidup Rukun, Pangdam Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada Jateng Aman dan...

Berbekal Budaya Hidup Rukun, Pangdam Ajak Masyarakat Ciptakan Pilkada Jateng Aman dan Damai

55 views
0
SHARE

Kabarone.com, KENDAL – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak sudah semakin dekat. Tahapan kampanye yang sudah dan sedang berjalan di wilayah Jawa Tengah dapat berjalan dengan tertib, aman dan nyaman. Kondisi seperti ini diharapkan terus berjalan hingga pada Pileg dan Pilpres tahun 2019.

Hal tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto, saat memberikan sambutan pada acara Tarawih Keliling (Tarling) di Kodim 0715/Kendal, Selasa malam (22/5).

Diawal sambutannya, Pangdam menyampaikan, maksud dari acara ini dalam rangka silahturahmi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan komponen masyarakat lainnya di Kota Kendal yang agamis, guyup rukun, akrab, aman, damai dan terkendali.

Pangdam merasa bangga dan bahagia, bisa bersilahturahmi dengan masyarakat Kendal, sembari berharap agar kehadirannya dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Kendal.

Kebahagiaanpun bertambah dengan kehadiran adik-adik dan anak-anak yatim piatu yang khusuk mengikuti kegiatan buka puasa sampai dengan shalat tarawih berjamaah.

Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Mayjen TNI Wuryanto juga mengapreasi kebersamaan Muspida Kendal.

“Kebersamaan Muspida Kendal sungguh luar biasa, ini patut dicontoh oleh Muspida-Muspida yang lain”, puji Mayjen Wuryanto.

Menyinggung adanya kejadian teror beberapa waktu yang lalu, dengan kebersamaan yang dimiliki masyarakat Kendal saat ini, Pangdam menghimbau agar masyarakat Kendal dapat menciptakan situasi yang aman dan damai.

“Mari kita bersama-sama waspada dan peduli, agar Kendal tetap tenang, aman dan nyaman”, himbaunya.

Terkait dengan Pilkada di Jawa Tengah, Pangdam berharap, keadaan aman dan damai di Jateng bukan karena masyarakatnya apatis terhadap Pilkada, tetapi karena masyarakat Jateng dapat memegang teguh komitmennya menjaga budaya guyub rukun disemua golongan.

Masyarakat Jateng harus berperan aktif dan turut serta menggunakan hak pilihnya pada saat pencoblosan nanti, karena peran aktif dari masing-masing pemilih berpengaruh terhadap kondisi Jawa Tengah pada masa yang akan datang.

“Alangkah sayangnya jika situasi yang hingga saat ini aman, damai, adem, ayem, namun saat pencoblosan masyarakat tidak menggunakan hak pilihnya atau partisipasi dalam dalam pencoblosan rendah”, ungkap Pangdam. (Amr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY