BNNP Jateng Ungkap Jaringan Pengedar Shabu Lintas Kabupaten

BNNP Jateng Ungkap Jaringan Pengedar Shabu Lintas Kabupaten

43 views
0
SHARE

Kabarone.com, SEMARANG – Tim Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng berhasil mengungkap jaringan narkoba lintas kabupaten.

Petugas dengan sigap mengamankan AAN (39) warga Kota Salatiga berperan sebagai kurir dan UP (36) seorang narapidana LP Ambarawa Kabupaten Semarang.

Dari kedua tersangka, petugas juga menyita barang bukti satu bungkus plastik yang berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat 105 gram dan 3 buah handphone.

Kepala BNNP Jateng, Brigjen Pol Tri Agus Heru Prasetyo, menuturkan bahwa sebelumnya BNNP Jateng mendapat informasi dari masyarakat jika ada seseorang yang membawa narkotika dengan menggunakan jaket biru dan mengendarai sepeda motor jenis Yamaha Vega R warna hitam.

Setelah dilakukan penelusuran Tim BNNP Jateng menemukan orang tersebut dan melakukan penangkapan.

AAN (39) lelaki warga Kota Salatiga ini diamankan di lampu merah Jalan Pahlawan Kota Semarang, Selasa (22/5) pukul 22.45 WIB.

Dari tangan AAN, petugas menemukan satu bungkus plastik yang berisi kristal putih yang diduga narkotika jenis shabu dengan berat 105 gram dan 1 buah handphone Blackberry Bold warna putih.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka AAN merupakan seorang kurir narkotika. Dia berangkat dari Salatiga ke Semarang menggunakan sepeda motor untuk mengambil narkotika.

Setelah berhasil mengambil narkotika di Semarang tersangka rencananya akan kembali ke Salatiga untuk mengedarkan sabu tersebut di wilayah Kota Salatiga. Namun dia keburu ditangkap.

Selanjutnya Tim BNNP Jateng melakukan pengembangan dan diketahui bahwa AAN disuruh mengambil narkotika tersebut ke Semarang oleh seorang narapidana LP Ambarawa Kabupaten Semarang bernama UP, warga Kota Salatiga.

Tak butuh waktu lama piihak BNNP Jateng kemudian melakukan koordinasi dengan Kepala Kesatuan Pengamanan LP Ambarawa untuk mengamankan warga binaan berinisial UP. Dari tangan UP, petugas menyita barang bukti dua buah handphone.

“Kedua HP itu digunakan oleh tersangka untuk berkomunikasi dan mengendalikan AAN untuk mengambil sabu di Semarang,” ujarnya saat gelar perkara di halaman kantor BNNP Jateng, Kamis (24/5).

Selanjutnya pada Rabu 22 Mei 2018 pukul 03.00 WIB, UP dibawa oleh penyidik BNNP Jateng ke Semarang guna dilakukan pemeriksaan.

Hingga saat ini baik AAN maupun UP masih dalam pemeriksaan pihak BNNP Jateng.

Sebelumnya AAN pernah ditangkap oleh Polres Salatiga dan divonis 4,5 tahun penjara karena terjerat kasus narkotika. Dan AN baru keluar dari LP Pekalongan pada Mei 2017.

Sedangkan UP sendiri merupakan napi kasus nerkoba dengan koleksi vonis 10 tahun, dengan rekam kasus pernah ditangkap oleh Polres Salatiga dengan vonis 4 tahun dan setelah keluar dari penjara kembali ditangkap Polres Salatiga pada tahun 2016 dengan vonis 6 tahun penjara.

Selain berpindah pindah tempat penahanan, yang bersangkutan juga pernah ditahan di LP Narkotika Nusakambangan Cilacap. (Amr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY