Danrem 084 Bhaskara Jaya Himbau Masyarakat Kenali Ciri Orang Berpaham Radikalisme di...

Danrem 084 Bhaskara Jaya Himbau Masyarakat Kenali Ciri Orang Berpaham Radikalisme di Lingkungannya dan Tak Segan Melapor

31 views
0
SHARE

Kabarone.com, Surabaya – Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Kav M. Zulkifli terus menghimbau seluruh masyarakat untuk ikut serta berpartisipasi dalam melakukan pengawasan terhadap paham radikalisme yang berada di lingkungannya. Hal itu, diungkapkannya saat menghadiri acara buka puasa bersama di aula Sasana Wiyata Badan Diklat Provinsi Jatim di Jalan Balongsari Tama, Kota Surabaya, Rabu (23/5).

Bahkan, menurut orang nomor satu di Makorem Bhaskara Jaya itu, orang yang memiliki pemahaman radikalisme, sangat mudah dikenali. Ia pun menegaskan, bahwa keberadaan oknum masyarakat yang memiliki paham radikalisme itu, harus mampu di deteksi. Deteksi itupun, kata Zulkifli, juga tak luput dari peran masyarakat sekitar dalam memahami setiap lingkungannya.

“Orang yang menganut paham radikalisme, sangat mudah dikenali. Untuk itu, warga harus peka dan tidak enggan untuk segera melapor ke aparat keamanan TNI atau Polri,” ungkap Danrem.

Keberadaan paham radikalisme, lanjut Zulkifli, sangat meresahkan. “Bahkan, tindakan tersebut dapat memecah belah Persatuan dan Kesatuan bangsa yang selama ini sudah terwujud dengan sangat baik. Untuk itu, jangan sungkan-sungkan untuk segera melaporkan keberadaan oknum masyarakat itu,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini. Menurutnya, kegiatan yang berlangsung di aula Badan Diklat saat ini, merupakan momentum yang sangat bagus bagi Forkopimda Surabaya untuk terus menjalin komunikasi dan mempererat tali silahturahmi bersama masyarakat.

Risma pun mengaku sangat menyesali kejadian bom bunuh diri yang dilakukan oleh satu keluarga beberapa waktu lalu itu. Dirinya berharap, kejadian tersebut, tidak akan terulang lagi di Kota yang dipimpinnya tersebut. Risma juga menghimbau warganya untuk bisa memahami keberadaan paham radikalisme di masing-masing lingkungannya.

“Sangat disesalkan. Apalagi, pelakunya orang Surabaya sendiri dan masih satu keluarga. Kita semua harus bisa care dan terbuka agar kebereadaan sel-sel (teroris) itu, bisa kita tangkal lebih awal,” ungkap Risma.

Dalam acara yang dibalut dengan peluncuran aplikasi Sistem Informasi Pantauan Penduduk (Sipandu) tersebut, juga turut dihadiri oleh Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, Komandan Kodim (Dandim) 0830/Surabaya Utara, Kepala Satpol PP Surabaya, Kepala BNN Surabaya, serta beberapa unsur Forkopimda Surabaya lainnya. (pul)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY