Srikandi Hukum Titin Herawati Utara: Perjuangan Perempuan Kedua, di Kursi Kasubagbin Kejaksaaan...

Srikandi Hukum Titin Herawati Utara: Perjuangan Perempuan Kedua, di Kursi Kasubagbin Kejaksaaan Negeri Jakarta Pusat

93 views
0
SHARE

Kabarone.com, Jakarta – Dimata Titin perempuan itu hebat ketika menjalani dua profesi yakni profesi hukum dan ibu rumah tangga.

Tak banyak cerita kiprah yang bisa didapat mengenai perempuan yang satu ini. Kalau kita mengetik nama ‚ÄúTitin Herawati utara” mungkin hanya ada berita-berita yang muncul seperti Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang, Jawa Barat, memperoleh penghargaan terbaik dalam penanganan kasus korupsi se Kejari Jawa Barat.

Penghargaan tersebut diberikan Kepala Kejaksaan Tinggi Jabar, H. Setia Untung Arimuladi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Karawang, Sukardi, saat digelar rapat kerja daerah (Rakerda) Kejaksaan Tinggi Jabar menindaklanjuti hasil Rakernas Kejaksaan di Bogor 15 Desember 2016.

Titin Herawati menjadi wanita kedua menjabat Kasubbagbin kejaksaan negeri Jakarta pusat setelah Hety ningrum.
“Sebelumnya pernah mengemban jabatan strategis di Korps Adhyaksa seperti kasie Datun Ambarawa dipromosikan menjadi Kasie Pidsus Krawang,” ungkapnya, Rabu (9/5).

Kepada kabarone, Titin lebih banyak bercerita awal mula dirinya memilih profesi Jaksa dan pengalamannya menekuni karir sebagai jaksa di negara ini.

“Memang rejekinya ada di Kejaksaan ya, saya masuk diterima Di situ saya memulai perjuangan, mengembangkan karir, pendidikan, “katanya.

Selama kurun waktu tersebut pengalaman pahit-manis telah dialaminya ketika menjalankan tugasnya sebagai Jaksa. Ia membagi pengalaman yang tidak pernah dilupakan sepanjang karirnya sebagai penegak hukum. Pertama, saat menangani perkara pencurian.

Cara mengatur waktu

Hampir semua wanita karir yang sudah berumah tangga dan punya anak, rata-rata memiliki masalah yang sama yakni bagaimana membagi waktu antara pekerjaan, tugasnya sebagai istri sekaligus ibu dari anak-anaknya. Titin memberi tips bagaimana ia menjalankan semua itu dalam kurun waktu berkarir di Kejaksaan.

“Meski mendapat dukungan penuh, namun ia juga selalu berusaha menyempatkan waktu untuk keluarganya. Misalnya, setiap hari libur dan memang tidak ada tugas mendesak, titin selalu menghabiskan waktu berkumpul dengan keluarga.”

Wanita berkarir bidang hukum

Dengan rasa tulus dan tanggung jawab menunjukkan bahwa bertanggung jawab secara maksimal mendampingi mereka dalam bekerja dan berkomunikasi dengan baik jadi semua berjalan dengan baik.

Srikandi Hukum Titin Herawati utara ini lulusan PPJ jaksa tahun 2006 saat itu saya mendapat rangking 3 (ketiga )umum penempatan di kejari jakarta selatan.

“Terkait profesinya aparat penegak hukum, titin mempunyai segudang pengalaman dalam menghadapi berbagai tekanan yang muncul baik sebagai abdi negara maupun ibu rumah tangga.

Ia berpesan “bagi wanita karir terutama bagi mereka yang menekuni profesi hukum agar bisa tetap bekerja dengan baik tanpa melupakan perannya di keluarga.”,(sena).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY