Yunan Harjaka Sebut Tim Intelijen Kejagung Tangkap Buronan Direktur PT KBP...

Yunan Harjaka Sebut Tim Intelijen Kejagung Tangkap Buronan Direktur PT KBP Kota Palu

173 views
0
SHARE

Kabarone.com, Jakarta – Direktur Teknologi Informasi Produksi Intelijen pada Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Kejaksaan Agung (Kejagung), Rabu (16/5/2018), Yunan Harjaka mengatakan, Tim Intelijen Kejaksaan Agung (Kejagung) bersama tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Palu berhasil menangkap Ryanto Layandi, Direktur PT Karya Bangun Panca, buronan asal Kejari Palu yang menjadi terpidana perkara korupsi pengadaan alat kesehatan Kota Palu tahun 2012.

“Terpidana diamankan di Perumahan cluster Foresta Collinare C6 no.1 BSD, Tangerang , Banten, Selasa, (15/5/2018)) sekitar pukul 22. 40 WIB,”

Seperti diketahui penangkapan terpidana Ryanto Layandi merupakan bagian dari program yang digulirkan jajaran intelijen Kejagung yang mentargetkan setiap 1 kejaksaan tinggi berhasil menangkap 1 buronan dalam waktu 3 bulan atau yang disebut program Tabur 311.

“Ternyata sejak Januri 2018 hingga saat ini Kejagung program Tabur 311 telah memberikan hasil positif dengan keberhasilan ditangkapnya 104 buronan berbagai kasus kejahatan pidana umum maupun korupsi, baik yang berstatus tersangka, terdakwa maupun terpidana,” kata Yunan yang juga merangkap sebagai Ketua Tim Tabur 311.

Yunan menambahkan dari hasil rekapitulasi data penangkapan sampai 16 Mei 2018, jumlah buronan yang terbanyak diamankan Tim Tabur 31.1 dilakukan Kejati Riau dengan jumlah 14 orang dari 54 orang buronan, kedua kejati Jambi sebanyak 11 orang dari 19 orang jumlah buronan dan ketiga oleh kejati Jawa Barat dan Kalimantan Selatan.

“Kejati Jawa Barat berhasil mengamankan 9 orang dari 24 orang jumlah buronan dan Kejati Kalimantan Selatan mengamankan 9 0rang buronan dari 12 orang buronan,” ujarnya.

“Terpidana terlibat perkara yang berasal dari APBN-P sebesar Rp. 5, 1 miliar dan merugikan negara lebih dari Rp 1 miliar dan dijatuhi penjara selama 4 tahun dan denda Rp. 200.000.000 dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan kurungan”.(sena).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY