APBDes Kurang Transparan, Perwakilan Warga Desa Adukan Ke Komisi Transparansi

APBDes Kurang Transparan, Perwakilan Warga Desa Adukan Ke Komisi Transparansi

347 views
0
SHARE

Kabarone.com, LAMONGAN – Warga masyarakat desa yang tergabung dalam Forum Penyelamat Anggaran Desa (FPAD) Desa Warukulon, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan Jawa Timur melakukan tuntutan terkait keterbukaan informasi publik soal Rencana Anggaran Belanja (RAB) sekaligus penggunaan APBDesa.

Sebelumnya, Edi Santoso selaku koordinator FPAD bersama anggota yang lain sudah melakukan permohonan informasi salinan APBDesa dan RAB 2017, namun tidak ada tanggapan yang serius dari Pemerintah Desa Warukulon.

Karena tidak ada jawaban, kemudian kami buat permohonan informasi salinan APBdesa dan RAB 2017 secara tertertulis bahkan sampai tiga kali, tepatnya tanggal 12-30 April dan 14 Mei 2018 selanjutnya permohonan kami kirim ke kantor Desa Warukulon.

Karena tidak ada tanggapan yang serius, maka saya Edi Santoso dan Mujiono selaku koordinator FPAD atas nama warga Desa Warukulon, mengadukan persoalan ini ke Komisi Transparansi Lamongan (KTL) pada rabu (30/5),” ungkap Edi Santoso.

Sementara, Hasan Kepala Desa Warukulon saat kami konfirmasi terkait persoalan ini melalui telephon selulernya, dia mengatakan,” Iya mas, memang benar ada perwakilan warga yang datang ke kantor desa untuk menanyakan RAB. Ya begitulah mas warga masyarakat dan itu sudah hal biasa,” ujar Kades Hasan.

Dalam hal ini bagian Humas KTL Tio menjelaskan, “Laporan sudah di kaji oleh devisi mediasi dan adjudikasi memenuhi unsur. Kemudian akan kita plenokan. Langkah berikutnya akan pengumpulan bukti dan memanggil terlapor,” jelas Bagian Humas KTL Sulistiono yang lebih akrab dipanggil Tio tersebut.

Sarwiyono selaku putra desa Warukulon saat kami hubungi terkait persoalan ini, dia menegaskan, tanggapan masyarakat beragam mas, ada yang pro dan ada yang kontra terhadap pemerintah desa Warukulon. Tapi yang jelas masyarakat banyak yang mendambakan kebebasan informasi terkait Anggaran Desa, banyak yang mendukung gerakan ini.

Atas kejadian ini yang jelas pihak Pemerintah Desa Warukulon sekarang sudah welcome, besok pagi kita disuruh ke kantor desa dan dikasih RAB dan APBDes,” tegas Sarwiyono yang juga sebagai Ketua Harian NGO JALAK tersebut. (Red)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY