Hindari Pungli Pengurusan Identitas Kependudukan, Kadisdukcapil Lamongan Buat Terobosan Baru

Hindari Pungli Pengurusan Identitas Kependudukan, Kadisdukcapil Lamongan Buat Terobosan Baru

253 views
0
SHARE

Kabarone.com, Lamongan – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan, berupaya maksimal untuk peningkatkan pelayanan dengan cara menjemput bola yang juga dilakukan sebelumnya, diantaranya melalui Program Gemilang (Gerakan Mengurus Identitas Kependudukan Langsung), pelayanan Jemput Bola mulai dari penerbitan//pencetakan Akta kelahiran, Akte Kematian, Kartu Keluarga, e-KTP hingga ke desa-desa. Pelayanan ini dilakukan guna meningkatkan kesadaran atas kepemilikan identitas guna pencatatan kependudukan.

Pelayanan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di luar jam kerja juga dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Lamongan selain layanan e- KTP di kantor, Disdukcapil juga membuka layanan di luar jam kerja, seperti di acara minggu ceria (Mince) di Alun-alun kota Kabupaten Lamongan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuka pendaftaran mulai jam 05.00 WIB sampai jam 07.00 WIB pagi, pendaftaran ditutup jika sudah memenuhi kuota sebanyak 100 orang. Pelayanan yang diberikan adalah seperti pencetakan KTP elektronik bagi yang KTP elektroniknya rusak. Selain itu juga untuk pencetakan KTP elektronik baru bagi mereka yang sudah memegang surat keterangan (Suket), akan tetapi belum tercetak KTP elektroniknya.

Pelayanan jemput bola adalah upaya mendekatkan pelayanan pada masyarakat, sehingga masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke Kantor Disdukcapil Lamongan, tetapi justru petugas yang mendatangi tempat tinggal masyarakat.

Sementara, Sugeng Widodo,S.Sos,MM Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan saat di temui di ruangannya (06/6) menjelaskan, “terkait adanya informasi dugaan pungutan liar ( pungli ) yang dilakukan oleh oknum dalam pelayanan identitas kependudukan dan e-KTP di wilayah Kecamatan di Lamongan, pihaknya akan mengkroscek bilamana hal ini benar-benar terjadi di lapangan. Dia, tidak segan-segan untuk memberikan sanksi teguran ataupun langsung ambil tindakan. Hal ini di lakukannya untuk mengikis habis adanya pungli sekaligus melakukan pembinaan untuk mencegahnya.

Lebih lanjut, Sugeng widodo Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan sebelumnya juga mempunyai perencanaan program yang sangat segnifikan kalau situasinya mendukung demi meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat yang lebih intens dengan cara petugas Disdukcapil akan mendatangi ke kantor kecamatan untuk mengambil semua berkas masyarakat yang telah mengajukan permohonan identitas guna mendapatkan pencatatan kependudukan, kemudian berkas diproses di kantor Disdukcapil selanjutnya selesai dikirim lagi ke kantor kecamatan masing-masing.

Rencana program ke- dua akan membuat pengurusan KTP berbasis online, dimana para pemohon tinggal mengisi data form yang tersedia di situs tersebut, dan fisik KTP nantinya jika sudah jadi tinggal mengambil KTP tersebut di discapil Lamongan, jadi tidak akan terjadi tumpukkan antrian dan bilamana pemohon identitas kependudukan kalau mengalami kesulitan bisa datang langsung di kantor dan oetugas Disdukcapil Lamongan siap melayani dengan sepenuh hati.

Hal ini ntuk menghindari adanya pungli pengurusan identitas kependudukan atau e-KTP atau KK di tiap wilayah kecamatan di Kabupaten Lamongan dan mempercepat proses pembuatannya dalam pelaksanaan tugas melayani masyarakat Lamongan, maka kami memiliki ide tersebut untuk jemput bola ke 27 Kacamatan yang ada di Kabupaten Lamongan,”terang Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Lamongan Sugeng Widodo, (red).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY