Guna Menunjang Pembangunan Unisbank Gelar Temu Ilmiah

Guna Menunjang Pembangunan Unisbank Gelar Temu Ilmiah

51 views
0
SHARE

Kabarone.com, SEMARANG – Universitas Stikubank (Unisbank) Semarang kembali menggelar acara rutin tahunan berupa Seminar Nasinal Multi Disipilin ilmu (SENDIU) dan Call for Papper bagi para dosen di seluruh Indonesia.

SENDIU yang digelar keempat kalinya ini menghadirkan narasumber yang kompeten, yaitu Muhammad Lutfi wakil ketua KADIN yang juga mantan menteri perdangan RI, Prof. Agus Raharjo dari Universitas Jendral SUdirman, dan Hamid Ponco Wibowo dari Bank Indonesia.

Ketua panitia SENDIU yang sekarang menjadi Wakil Rektor 1, Dr. Edy Winarno, ST.M.Eng menuturkan, SENDIU kali ini dihadiri oleh 36 perguruan tinggi dari 9 propinsi di seluruh Indonesia. ” Total ada 115 makalah berupa hasil penelitian dari berbagai bidang disiplin ilmu, mulai dari hukum, pariwisata, budaya, ekonomi maupun teknik dan juga teknologi informasi. Makalah disampaikan dalam forum pertemuan ilmiah yang diharapkan bermanfaat serta menunjang pembangunan,” ujarnya.

Edy menambahkan, ada 4 (empat) pemateri dosen yang dinilai terbaik dan mendapatkan hadiah menarik dari panitia.

Hal senada juga disampaikan oleh Rektor Unisbank Semarang, Dr.Safik Faozi,SH.M.Hum. tema SENDIU tahun ini adalah “Antisipasi Digital Disruption: Dampak Perubahan dari Era Konvensional menuju Era Digital dalam Perspektif Multidisiplin Ilmu”.

“Globalisasi saat ini ditandai dengan cepatnya perkembangan informasi melalui dunia digital. Hal ini tentunya berpengarah terhadap perkembangan ekonomi,social maupun budaya. Berbagai dampak,baik dari sisi positif dan negatifkan harus dikaji secara komprehensif sehingga hasil kajian ini dapat dijadikan kontribusi gagasan dan ide dari para akademisi,” paparnya.

Safik menambahkan, SENDIU harus diselenggarakan secara rutin dan menjadi agenda tahunan Unisbank Semarang. “Hal ini tak lain untuk menfasilitasi para peneliti untuk mempublikasikan hasil penelitian kepada publik.” jelasnya.(hms,Amr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY