Forum Asosiasi UPK DAPM Kabupaten Kotabaru Gelar Rakor

Forum Asosiasi UPK DAPM Kabupaten Kotabaru Gelar Rakor

145 views
0
SHARE

Kabarone.com, Kotabaru- Forum Asosiasi UPK Dana Amanah Pemberdayaan Masyarakat (DAPM) Kabupaten Kotabaru gelar rakor bersama dengan menghadirkan BPUPK, BKAD, dan UPK tingkat Kecamatan bertempat di Bincau Bakhitah Desa Sei Taib Kabupaten Kotabaru Rabu 8/8/2018.

Rakor DAPM di hadiri Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) Kabupaten Kotabaru sekaligus menjalin sinergisitas antara BPJS Ketenagakerjaan dengan Forum Asosiasi Unit Pengelola Keuangan (UPK) Kabupaten Kotabaru.

Hadirmya BPJS- TK tujuanya untuk memberikan perlindungan ketenagakerjaan karena merupakan salah satu bagian dari hak seluruh pekerja, baik pekerja penerima upah (PU) maupun pekerja bukan penerima upah (BPU).

Ketua Forum Asosiasi UPK Dapm Kabupaten Kotabaru Muhammad Rivani, SE mengatakan, rakor yang di gelar hari ini merupakan agenda Forum Asosiasi UPK untuk seluruh UPK yang ada di Kecamatan. Sekarang UPK di anggap sudah berhasil sehingga bisa menganggarkan masing-masing untuk setiap kegiatan dan UPK saat ini berdiri sendiri dan sudah berbadan hukum, ujar Rivani.

Tentang kemajuan atau keberhasilan UPK yang ada di Kecamatan masing-masing karena mana tidak mungkin UPK itu bisa berjalan dengan baik kalau tidak ada dukungan dari ke lembagaan, karena sekarang UPK di wajibkan berbadan hukum. Jadi bagi UPK yang belum berbadan hukum untuk wilayah kabupaten Kotabaru kami harapkan atas forum Asosiasi apa yang saat ini menjadi kendala akan kita pecahkan bersama, tambahnya.

Saat ini di kabupaten Kotabaru ada 15 UPK yang masih aktif yang kini dapat di rasakan manfaatnya oleh anggota simpan pinjam perempuan (SPP), awalnya UPK dulu bernama PPK dan berubah menjadi UPK setelah itu merubah lagi menjadi UPK DPAM setelah berbadan hukum dan berdiri sendiri, adapun sumber dana gabungan dari APBN dan APBD kabupaten.

Sekarang nasabah simpan pinjam perempuan di sarankan menjadi peserta BPJS- TK dengan sistem langsung di potong dari pinjaman maupun bayar sendiri, tergantung kesepakatan UPK dan nasabah, bisa di bayar langsung 1 tahun atau tiap bulan karena kelebihan BPJS- TK bagi nasabah tidak merugikan, ujarnya.

Sementara itu Kepala Kantor Cabang Perintis (KCP) BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Kotabaru Aris Priyo Wibowo melalui RO Donny Triyanto mengatakan, BPJS- TK mempunyai 4 program, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan hari tua dan jaminan pensiun, kalau jaminan pensiun di peruntukan untuk perusahaan sekala besar. Sedangkan untuk jaminan tenaga kerja , ketika tenaga kerja berangkat dari rumah dan balik lagi ke rumah itu di tanggung oleh jaminan kecelakaan kerja, besarnya tanggungan anlimitid dan tidak ada biaya asalkan benar-benar si pekerja kecelakaan karena kerja dan bukan kecelakaan lainya, ucapnya.

Jika peserta UPK sudah menjadi peserta BPJS- TK dan meninggal dunia karena kecelakaan kerja maka akan mendapatkan Rp. 24000.000 dan untuk kreditur pembayarannya bisa di lunasi, sedangkan untuk iuran BPU 2 program sebesar Rp. 16.800/bulan untuk 1 orang yang bekerja dan untuk 3 program sebesar Rp. 36.600/bulanya, jika terjadi apa-apa dalam 1 tahun maka BPJS- TK yang akan menanggung dan pasti di bayarkan akan tetapi asalkan iuran selalu di perhatikan atau di bayar, jelasnya.(Hrp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY