PDAM Lamongan Akan Naikkan Tarif

PDAM Lamongan Akan Naikkan Tarif

67 views
0
SHARE

Kabarone.com, Lamongan – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Lamongan, segera melakukan penyesuaian kenaikan tarif yang rencananya akan dilakukan mulai bulan ini khususnya bagi sambungan rumah tangga. Ini disampaikan oleh Direktur PDAM Lamongan, Mohammad Ali Mahfudi, saat menggelar konferensi pers bersama sejumlah awak media. Rabu (03/10) siang.

“Tarif PDAM ini kan sudah 5 tahun belum pernah di evaluasi, padahal rekomendasi dari Permendagri tiap satu tahun harus dilakukan evaluasi,” ungkap Mohammad Ali Mahfudi.

Kedua, masih menurut Mohammad Ali Mahfudi, tarif ini hanya untuk penyesuaian full recovery (pemulihan penuh), karena Harga Perhitungan Produksi (HPP) kita masih kurang sehingga kita perlu penyesuaian. Harapannya tarif yang sudah full recovery itu nanti akan memberi pelayanan yang sebaik-baiknya kepada pelanggan, dan kami juga akan imbangi dengan peningkatan pelayanan,” lanjutnya.

“Yang jelas kenaikan ini semata mata bukan untuk mencari keuntungan, demi peningkatan pelayanan Masyarakat khususnya dalam bidang air bersih. Karena air adalah kebutuhan pokok apalagi pada bulan kemarau ini, Air PDAM sangat menjadi ketergantungan”.

Kenaikan tersebut diperkirakan 25% hingga 35% dari tarif sebelumnya dengan beberapa latar belakang diantaranya berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 12 tahun 2013 yang sudah ditetapkan 5 tahun sebelumnya sejak 3 April 2013. mengimbangi dengan penyesuaian adanya inflasi tentang masalah keuangan serta dalam rangka pemenuhan bisnisment PDAM yang mentargetkan pembenahan media-media sarana yang ada harus terpenuhi pada tahun 2023.

Rencana penyesuaian tarif ini juga mempertimbangkan berdasakan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 70 tahun 2016, tentang pedoman pemberian subsidi dari pemerintah daerah kepada perusahaan daerah, serta Permendagri nomor 71 tahun 2016 tentang perhitungan dan penetapan tarif air minum, dengan dasar perhitungan harus bersifat keterjangkauan dan keteradilan, harus ada mutu pelayanan, harus ada pemulihan biaya, efisiensi pemakaian air, perlindungan air baku dan akuntabilitas. ( F2 )

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY