Jamdatun Loeke Larasati Membuka Pertemuan 5th ARIN-AP ANNUAL General Meeting Yang Diikuti...

Jamdatun Loeke Larasati Membuka Pertemuan 5th ARIN-AP ANNUAL General Meeting Yang Diikuti 20 Negara

51 views
0
SHARE

Kabarone.com, Jakarta – Jaksa Agung Muda Perdata dan Tata Usaha Negara Loeke Larasati membuka pertemuan Tahunan 5th ARIN-AP ANNUAL General Meeting (AGM) yang diikuti oleh 20 Negara, di Hotel The Anvaya Resort Bali, Jl. Kartika Plaza Tuban Kuta Bali, Senin (5/11). Hal itu diungkapkan Kapuspenkum Kejaksaan Agung Republik Indonesia Mukri melalui keterangan tertulisnya, Senin.

Pertemuan itu diikuti oleh 20 Negara antara lain, Vietnam, Myanmar, Thailand, Australia, Jepang, Mongolia, Laos, New Zealand, Chinese Taipei, Nepal, Korea, Singapura, India, Hongkong, Srilanka, Papua New Guinea, Cambodia, Timor Leste, Vanuatu, Indonesia serta Observer yakni UNODC, CARIN (diwakili Hungary), dan World Bank.

Menurut Mukri, pertemuan itu membicarakan Steering Group (7 negara termasuk Indonesia) untuk membahas hal-hal terbaru dalam kegiatan jejaring ARIN-AP dalam penentuan Presidensi tahun 2019, pendanaan jejaring, pendaftaran anggota observer baru, pengembangan data base, dan mekanisme standar dalam pertukaran informasi.

“Pusat Pemulihan Aset (PPA) Kejaksaan RI mengembangkan kerjasama dalam bentuk kontak penghubung dalam jejaring informal pemulihan asset ARIN-AP yang memiliki Secretariat Permanen di Kejaksaan Agung dan di Seoul Korea Selatan, serta perwakilan Indonesia dalam steering group dan keanggotaan ARIN-AP yang dibentuk pada akhir tahun 2013,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mukri menjelaskan, bentuk kerjasama yang dikembangkan dalam jejaring ARIN-AP tersebut antara lain berbagi informasi terkait penelusuran Asset dan Pemulihan Asset secara informal, jejaring informal yang ada dikawasan regional merupakan pengembangan lebih lanjut dari CARIN (Camden Asset Recovery Inter-Agency Network), Jejaring informal Asset Recovery untuk wilayah Eropa, yang secara resmi dibentuk di Den Haag pada tahun 2004.

“Perkembangan jejaring informal sejenis ARIN-AP berkembang disetiap kawasan regional seperti CARIN (Camden Asset Recovery Inter Agency Network) yang telah dulu terbentuk untuk wilayah Eropa pada tahun 2004, ARIN-WA untuk wilayah Afrika Barat, ARIN-EA untuk wilayah Afrika Timur, ARIN-SA untuk Wilayah Afrika Selatan,” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan pembukaan AGM (Annual General Meeting) pertemuan tahunan diawali dengan sambutan dari Kepala Pusat Pemulihan Aset Diah Srikanti selaku Presidensi ARIN-AP 2018 dan sambutan dari Kepala Sekretariat ARIN-AP Mr. Young Bae Son (dari Negara Korea).(sena).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY