Jelang Hari Tenang, Bawaslu Lamongan Menggelar Kenduri Pengawasan Pemilu

Jelang Hari Tenang, Bawaslu Lamongan Menggelar Kenduri Pengawasan Pemilu

100 views
0
SHARE

Kabarone.com,Lamongan – Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada 17 April nanti tinggal menyisakan waktu dalam hitungan jam dan memasuki hari tenang mulai pukul 00.00 WIB tanggal 14 April 2019. Nantinya pada rentang 14-16 April. Dalam menjelang hari tenang Bawaslu Lamongan melaksanakan Kenduri Pengawasan Pemilu 2019 dan sebelumnya acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sabtu (13/4).

Sementara, dalam sambutannya Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan Miftahul Badar mengungkapkan, ” Dalam masa tenang para pemilih mulai menentukan pilihan yang sebelumnya para calon pemilih melakukan pengenalan terhadap calon, baik calon presiden atau wakil presiden dan anggota Legislatif. Selanjutnya pada tanggal 17 April adalah datang ke TPS untuk menyalurkan hak pilihnya sesuai pilihan hati nuraninya. Pada saat ini, bila ada pemilih belum menerima Formulir C.6 (surat pemberitahuan calon pemilih) agar secepatnya segera diberikan kepada calon pemilih.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan para peserta Pemilu 2019 saat masa tenang kampanye tersebut berlangsung. Seluruh peserta pemilu dilarang memanfaatkan hari tenang untuk melakukan kampanye. Termasuk juga berkampanye di media sosial yang tentu sangat mudah dilakukan dan sejauh ini jadi pilihan praktis bagi para peserta Pemilu 2019 untuk berkampanye.”, ungkapnya.

Ditambahkannya oleh Badar, ” Sebelum masa tenang dihimbau kepada para peserta pemilu, tim kampanye diharapkan untuk menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) nya sendiri-sendiri. Selanjutnya Bawaslu bersama Satpol PP akan melakukan penertiban. Kemudian akan dilaksanakan patroli pengawasan. Misalnya ada pelanggaran segera lakukan pencegahan dan juga bila ada temuan pelanggaran selanjutnya segara dilakukan penanganan pelanggaran”, tandasnya.

Dalam penyelenggaraannya pihak Bawaslu juga bekerja sama dengan Pemantau Pemilu, yang terdiri dari teman-teman PMII, HMI, ada 4 lembaga yang menjadi turunan di lembaga RI. Pengawasan tersebut, dikatakan Badar yakni dengan berpartisipasi untuk ikut pemantauan berdasarkan Perbawaslu nomor 4 tahun 2018.

Kali ini tujuan dilakukannya Kenduri Pengawasan Pemilu 2019 adalah sekaligus untuk melakukan do’a bersama agar penyelenggaraan pemilu bisa berjalan dengan baik, demokratis, jujur dan bermartabat. ” Kami dari pihak Bawaslu Kabupaten Lamongan menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak atas keterbatasan juga kekurangan dari kinerja kami. Puji syukur Alhamdulillah kerja sama dengan semua pihak selama ini berjalan dengan baik dan kami merasa terbantu, sekali lagi kami ucapkan terima kasih banyak”, kata Badar di acara Kenduri Pengawasan Pemilu 2019.

Komisioner Bawaslu Provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi selaku Kordiv Pengawasan mengatakan, ” Bawaslu meminta kepada peserta pemilu patuhi aturan larangan kampanye. Ia menghimbau peserta pemilu agar mematuhi aturan selama melakukan kampanye. Sebelumnya, ” Dari sekian kabupaten yang penyelenggara pemilu hanya di Kabupaten Lamongan yang pada jelang hari tenang melaksanakan Kenduri Pengawasan Pemilu 2019 sekaligus untuk melakukan do’a bersama/ pengajian untuk bermunajjah agar penyelenggaraan pemilu bisa berjalan dengan baik lancar dan demokratis. Semoga Kabupaten Lamongan dalam penyelenggaraannya sebagai pemenang nantinya”, ujarnya.

Peserta pemilu 2019 harus memperhatikan aturan perundang-undangan selama masa kampanye. KPU RI menetapkan waktu kampanye mulai dari 23 September 2018 – 13 April 2019. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pemilu 2019 sendiri diikuti oleh dua pasang calon presiden dan wakil presiden. Sementara Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 diikuti oleh 16 partai politik nasional ditambah empat partai politik lokal di Aceh. Seluruh peserta Pemilu 2019 itu diharapkan bisa mematuhi aturan selama masa tenang kampanye”, pinta Aang Kunaifi.

Waktu kampanye mulai dari 23 September 2018 – 13 April 2019 sejak 7 bulan lebih untuk mengenalkan dirinya. Juga kesiapan tahapannya dan surat suara yang sudah tertuang dalam Peraturan KPU maupun peraturan Bawaslu. Soal mekanisme penghitungannya boleh sampai jam 12.00 siang. Mudah-mudahan penyelenggaran pemilihan umum kali ini bisa memberikan berkah dan bisa berjalan lancar aman dan kondusif.

Menurutnya, Bawaslu akan melakukan pencegahan potensi pelanggaran yang bisa terjadi selama masa tenang Pemilu 2019. Aang Kunaifi menjelaskan,
“Ketika masa tenang itu, semua bentuk kampanye dan metode apapun dilarang. Pada 14, 15 dan 16 April, itu tidak boleh ada kampanye dalam bentuk apapun. Himbauan tersebut dikeluarkan untuk menciptakan iklim politik yang kondusif di tengah masyarakat menjelang hari pemungutan suara pada 17 April 2019″, jelasnya.

Bupati Lamongan Fadeli yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Yuhronur Efendi menjelaskan”, Sebelum atau menjelang hari tenang masa kampanye mulai dari tanggal 23 September 2018 – 13 April 2019 untuk mengenalkan diri baik calon presiden dan wakil presiden serta calon anggota Legislatif kepada masyarakat. Kabupaten Lamongan inilah satu – satunya Kabupaten yang ada di Jawa Timur dalam penyelenggaraan pemilu, sebelum hari tenang melaksanakan kegiatan Kenduri Pengawasan Pemilu 2019, hal ini sesuai apa yang disampaikan oleh Koordinator Divisi Pengawasan Bawaslu provinsi Jawa Timur Aang Kunaifi. Ini bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat pada pemilu presiden dan wakil presiden dan calon anggota legislatif untuk memilih pemimpin maupun wakil rakyat yang baik. Dengan harapan kegiatan ini bisa diselenggarakan dengan berdemokrasi yang jujur dan bisa berjalan dengan baik.

Harapan pemkab. Lamongan kepada masyarakatnya agar mendukung tingkat kehadiran untuk menyalurkan hak pilihnya ke TPS pada 17 April 2019 pada hari rabu besok lusa. ” Atas nama masyarakat Kabupaten Lamongan kami mengucapkan terima kasih banyak pada penyelenggara baik Bawaslu dan KPU lebih-lebih pihak Keamanan baik TNI maupun Polri serta pihak-pihak terkait yang mendukung penyelenggaraan pemilu agar bisa berjalan dengan lancar serta konduaif. Dengan berserah diri kepada Allah kita ucapkan kalimah Bismilillahirrohmairrohim kenduri pengawasan di buka”, jelas Yuhronur Efendi.

Selanjutnya pihak Ketua Bawaslu Kabupaten Lamongan yang didampingi para Koordinator Divisi masin-masing memberikan cindera mata kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan yang mewakili Bupati Fadeli atas nama Pemerintah Daerah sebagai pertanda pemilihan umum tahapannya bisa berjalan dengan baik karena dukungan dari semua komponen masyarakat khususnya Pemerintah Daerah.

Kemudian sebagai puncak acara adalah Tausiyah yang di sampaikan oleh Ustadz Muhibin Zuhri Dosen UIN Sunan Ampel Surabaya yang bertajuk Rembug dialog Kepemiluan serta dipenghujung acara do’a bersama agar pelaksanaan pemilihan umum di Kabupaten Lamongan bisa berjalan dengan tertib damai aman serta kondusif.

Undangan yang dihadiri oleh anggota Forkopimda,Jajaran Kejaksaan Negeri Lamongan, Jajaran Kodim 0812, Jajaran Polres Lamongan, OPD, Muspika, PPK se- Kab. Lamongan, pimpinan Bawaslu provinsi Jawa Timur, pimpinan partai politik, KPU dan pemantau pemilu juga dengan dihadiri sekitar 550 orang peserta dari anggota Panwascam se- Kabupaten Lamongan dan sebagian Panwaslu desa/Kelurahan se- Kabupaten Lamongan dan masyarakat”, pungkasnya (Pul/Ian/As).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY