Bursa Inovasi Desa, Wahana Pertukaran Program Pembangunan Desa

Bursa Inovasi Desa, Wahana Pertukaran Program Pembangunan Desa

111 views
0
SHARE

Kabarone.com,Lamongan – Upaya untuk memaksimalkan pemanfaatan dana desa diantaranya adalah Bursa Inovasi Desa (BID) sebagai wahana pertukaran program pembangunan menuju percepatan desa mandiri. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan terus melakukan sejumlah langkah untuk memanfaatkan dana desa agar bisa lebih maksimal dan tepat sasaran.

Diantara salah satu tujuan dana desa adalah untuk meningkatkan kemandirian desa. Namun, sayangnya selama ini belum banyak desa yang memiliki inovasi. Bahkan cenderung monoton kurang bisa diberdayakan. “ Melalui Bursa Inovasi Desa ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi pedesaan serta membangun kapasitas desa yang berkelanjutan” kata Kepala Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (DPMD) Lamongan Khusnul Yaqin, pada sejumlah awak media.

Dalam bursa inovasi desa ini ada skala prioritas, antara lain pembentukan dan pengembangan BUMDes, peningkatan kualitas SDM, pemenuhan dan peningkatan infrastruktur perdesaan dan pemenuhan kebutuhan air bersih untuk pertanian. “Empat bidang prioritas tersebut, diharapkan dana desa mampu memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat desa” jelas Khusnul pangilan Khusnul Yaqin.

“Dan melalui Bursa Inovasi Desa ini akan ditampilkan inovasi-inovasi yang bisa dicontoh desa yang lain. Karena banyak desa yang memiliki inovasi dan tidak terbatas pada insfrastuktur saja. Tapi juga pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) sehingga dapat terbentuk kemandirian desa. Di Tahun 2019 ini DPMD Kabupaten Lamongan telah membentuk 10 zona Bursa Inovasi Desa yang ada diseluruh Kabupaten Lamongan yang dibagi menjadi tiga wilayah yakni utara, tengah dan selatan. Sebelumnya baru ada 3 zona BID, tetapi tahun in ada 10 zona,” ujarnya.

Dari Bursa Inovasi Desa (BID) tersebut setiap desa diberi kesempatan untuk belajar dari desa lain. Termasuk mencontoh program yang selama ini sudah berjalan dan terbukti mampu semakin meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Bursa Inovasi Desa (BID) diantaranya digelar di Kecamatan Turi.

Sehingga diharapkan percepatan pembangunan dan peningkatan ekonomi pedesaan semakin meningkat dengan cepat, karena dalam bursa ada beberapa pilihan di masing-masing desa di seluruh Indonesia. Program ini akan menjadi pintu masuk menuju desa mandiri”, tegasnya (Pul/As).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY