Pesan Damai Untuk Papua, Masyarakat Jateng Tak Ingin Indonesia ‘Ambyar’

Pesan Damai Untuk Papua, Masyarakat Jateng Tak Ingin Indonesia ‘Ambyar’

89 views
0
SHARE

Kabarone.com, Semarang – Ribuan orang dari segala penjuru memadati lapangan Pancasila Simpang Lima Semarang mengikuti acara Pagelaran Seni Budaya Nusantara,Sabtu (7/9) malam.

Acara bertajuk “Kita Semua Bersaudara, Kita Satu Bangsa Indonesia Mari Kita Jaga Keutuhan NKRI” ini diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jateng, Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro.

Tak hanya warga Kota Semarang dan warga Jateng lainnya, warga Papua yang berada di Jateng juga turut memeriahkan acara tersebut.

Selain para pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jateng, Forum Kerukunan Umat Beragama Jateng, TNI, Polri, mahasiswa dan juga pelajar tampak berbaur bersama mengenakan ikat kepala merah putih sembari mengibarkan bendera merah putih kecil.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengapresiasi terselenggaranya acara yang digagas oleh Kapolda Jateng Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel M.Si dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi S.E M.M itu.

Di hadapan ribuan masyarakat yang menghadiri acara dengan bintang tamu Didi Kempot tersebut, Ganjar mengajak semua menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Caranya adalah dengan saling menghormati dan tidak boleh terpecah belah.

“Malam ini, kita semua berkumpul untuk menjaga persatuan bangsa. Kita tidak mau, bangsa ini ambyar, kita tidak boleh membiarkan NKRI ambyar. Setuju!,” kata Ganjar.

Kapolda Jateng Irjen Pol Dr H Rycko Amelza Dahniel mengajak seluruh masyarakat untuk turut menjaga Papua. “Kami cinta Papua. Tidak ada yang bisa menyakiti Papua, karena Papua adalah Indonesia,” seru Kapolda.

Kapolda Jateng menyatakan akan menjamin dan memberikan perlindungan bagi warga pendatang. Masyarakat Jateng tidak ingin Indonesia ambyar. “Masyarakat Jateng cinta Papua,” ujarnya.

Samuel Wakku selaku pembina dan sesepuh mahasiswa di Semarang menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas terselenggaranya acara ini.

“Sebagai pembina dan sesepuh mahasiswa di Semarang, kami menyambut baik serta menyampaikan apresiasi dengan adanya acara ini. Mari bangun kebersamaan dan kerukunan, kita sama anak bangsa, bangsa Indonesia. Papua adalah Indonesia,” ucap Samuel Wakku.

Tampilan Godfather of Broken Heart, Didi Kempot dalam acara tersebut menambah meriah suasana. Melalui lagu-lagu yang sedang hits saat ini seperti Banyu Langit, Pamer Bojo, Cendol dawet dan lainnya, para Sad Boys dan Sad Girls tersebut bergoyang dan bernyanyi bersama.

Pada Pagelaran Seni Budaya Nusantara tersebut juga dimeriahkan bermacam tarian dari berbagai daerah di Indonesia. (Amr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY