LEM Kotabaru Gandeng Perusahaan Tambang Untuk Bahuma Tipakan

LEM Kotabaru Gandeng Perusahaan Tambang Untuk Bahuma Tipakan

105 views
0
SHARE

Kabarone.com, Kotabaru- Lembaga Ekonomi Masyarakat (LEM) Kabupaten kotabaru menjalin kemitraan dengan PT Arutmin Indonesia Tambang Senakin untuk budidaya atau bahuma tipakan untuk petani melalui program dana CSR PT Arutmin lndonesia, dan pelatihan bahuma tipakan di gelar di Demplot Dahlia Desa Tamiang Bakung Kecamatan Kelumpang Tengah Kabupaten Kotabaru, Kamis 24/1019.

Ketua LEM Kabupaten Kotabaru H. Muzakir Fahmi mengatakan, dengan adanya pelatihan bahuma tipakan atau jahe hari ini kita berharap budidaya atau batanam tipakan di wilayah Tambang Senakin ini akan di tindak lanjuti dengan budidaya atau bahuma tipakan dengan membuka lahan di tahap awal ini demgan kisaran 3 hektar untuk pembibitan yang nantinya akan kita bagikan kepada masyarakat Desa melalui kerjasama dengan PT Arutmin.

Setelah di bagikan tahap budidaya akan kita tindak lanjuti dengan pembangunan pabrik untuk penyulingan minyak atsiri dan akan menghasilkan industri minyak, ungkapnya.

Tambah Fahmi, dengan adanya budidaya atau bahuma tipakan ini akan terbuka lapangan pekerjaan dan mengurangi angka kemiskinan, jadi saat ini Arutmin merupakan fasilitator dan LEM yang akan melakukan pembinaan mulai dari pembibitan, budidaya dan pablikasi serta pemasaran.

Sedangkan untuk pembuatan pupuk menggunakan sistem Bokashi berbahan kotoran sapi dan merupakan temuan terbaru dari Jepang yang bahan- bahannya terdiri arang sekam dan sekamnya, kapur, bekatul atau dedak kecil, gula pasir dan M4, setelah itu lalu di permentasi selama 15 hari, paparnya

Sementara itunSupervisor Community Development Yogi Swara, P.M mengatakan, Bahuma tipakan merupakan program jahe merah super yang ditujukan mulai dari budidaya sampai menjadi produk industri. Program ini diharapkan akan membuka pintu lapangan kerja yang luas dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

Dengan menggandeng Lembaga Ekonomi Masyarakat, kami optimis program ini dapat menjadi pilot project berskala nasional. Oleh karena itu dari proses pemilihan bibit, pembudidayaan, dan penyulingan produksi akan terus dikontrol demi menjaga kualitas produk. Kami melihat potensi yang baik dengan pengembangan jahe merah super yang nantinya melibatkan masyarakat sekitar karena penanaman jahe disini sudah dikenal sejak jaman dahulu sehingga dengan sedikit menambahkan metode modern tentunya akan memberikan hasil yang menjanjikan, tutupnya.(Hrp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY