Operasi Zebra Semeru: Kecelakaan Lalu Lintas Diawali Dengan Pelanggaran

Operasi Zebra Semeru: Kecelakaan Lalu Lintas Diawali Dengan Pelanggaran

75 views
0
SHARE

Kabarone.com,Lamongan – Kepolisian Resort Lamongan saat ini mulai menggelar Operasi Zebra Semeru 2019. Kegiatan Operasi Zebra yang di laksanakan mulai tanggal 23 Oktober sampai dengan 05 November 2019, Rabu (23/10/2019). Dengan target sasaran Operasi Zebra berupa penindakan, teguran hingga tilang kepada pelanggar lalu lintas. ” Operasi Zebra ini juga sebagai cipta kondisi pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia.

Kapolres Lamongan, AKBP. Feby D.P. Hutagalung pada wartawan sesusai digelarnya apel pasukan Operasi Zebra Semeru 2019 di Mapolres Lamongan mengungkapkan, ” Operasi Zebra Semeru 2019 ini digelar selama 14 hari, dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya.

Operasi Zebra 2019, selain melibatkan personel kepolisian, operasi zebra semeru kali ini juga melibatkan instansi lain diantaranya Polisi Militer (PM), Dinas Perhubungan dan Satuan polisi Pamong Praja. Lebih lanjut kata AKBP Feby menegaskan, ” Operasi Zebra ini diharapkan bisa menumbuhkan kesadaran pengendara, khususnya di wilayah hukum Polres Lamongan.

Selain itu, Operasi Zebra juga bertujuan untuk meminimalisir beberapa permasalahan serta untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu lintas bagi masyarakat, Operasi Zebra ini juga sebagai cipta kondisi pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden.

Dalam Operasi Zebra 2019, polisi akan mengutamakan penindakan berupa tilang kepada para pelanggar terutama pengendara dibawah umur jadi skala prioritas Operasi Zebra. Hal ini bertujuan untuk menekan angka pelanggaran dan mengurangi angka kecelakaan”, tegas AkBP. Feby.

“Seluruh personel satlantas akan dilibatkan, masyarakat agar melengkapi surat-surat kendaraan dan juga tertib berkendara, menggunakan helm dan sabuk pengaman serta turut berupaya memiliki pola pikir untuk menghindari kejadian lakalantas.

Dalam Operasi Zebra Semeru kali ini ada 8 prioritas pelanggaran yang akan dilakukan. Ke 8 prioritas pelanggaran tersebut adalah penggunaan helm standar, penggunaan sabuk pengaman untuk mobil, batas kecepatan, mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol.

Selain itu, prioritas dalam Operasi Zebra adalah pengendara di bawah umur, menggunakan handphone saat berkendara, melawan arus dan keabsahan surat-surat. Karena sebagian besar kecelakaan diawali dengan pelanggaran lalu lintas”, tandas Kasatlantas Polres Lamongan AKP. Danu Anindhito Kuncoro Putro, (*).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY