Akibat Video Porno, Istri Tak Ada Anak Kandung Jadi Sasaran Hingga Hamil

Akibat Video Porno, Istri Tak Ada Anak Kandung Jadi Sasaran Hingga Hamil

373 views
0
SHARE

KOTABARU,kabarone.com – Kotabaru kembali digegerkan dengan di tangkapnya seorang ayah kandung yang berinisial H (40) warga Kecamatan Pulau Laut Sigam yang kalap mata dan begitu teganya menyetubuhi Anak kandungnya sendiri, terdakwa diamankan Reskrim Polres Kotabaru beberapa waktu lalu.

Akibat perbuatan bejatnya menggagahi anak kandung sendiri masih dibawah umur sehingga akhirnya melahirkan seorang anak dan saat ini sudah berusia 1 setengah tahun dan sekarang hamil lagi dengan umur kandungan 5 bulan.

Perbuatan pelaku ternyata sudah berlangsung sejak dua tahun silam, yang saat itu korban DS diketahui berusia 16 tahun.

Kapolres Kotabaru AKBP Andi Adnan Syafruddin yang di dampingi Wakapolres Kompol Doly Tanjung dan Kasat Reskrim Iptu Imam Wahyu Pramono ketika Press Conference, Selasa 7/1/2020 mengatakan, retan waktu terjadinya pada bulan februari 2017 hingga bulan Desember 2019, artinya kejadiaannya dalam kurun waktunya 2 tahun.

Andi menjelaskan pelaku menduda dan sudah bercerai dengan istri sejak tahun 2001, korban waktu itu ikut ibunya kemudian ibu korban berangkat menjadi tenaga kerja wanita dan korban akhirnya dititipkan di rumah neneknya.

Karena neneknya sakit- sakitan korban dikembalikan ke bapaknya sehingga tinggallah korban dengan bapaknya berdua di rumah, pada tahun 2017 itu sekitar bulan Januari korban merasa sesak napas, sakit dada minta kepada pelaku diobati, kemudian pelaku menyuruh membuka baju dan dicarikan daun sirsak untuk diobati secara tradisional . Nah pada saat itu pelaku terangsang saat melihat tubuh korban, ujar Andi.

Tambah Andi, kemudian pelaku akhirnya menyetubuhi korban dalam seminggu sebanyak 3 sampai 5 kali dan korban juga mendapat ancaman.

Bahwa kalau korban melaporkan kepada orang lain akan dibunuh dengan menggunakan pisau, sehingga korban terpaksa melayani nafsu bejat ayahnya sampai akhirnya korban DS hamil dan melahirkan hingga sekarang berusia satu tahun lebih, papar Andi.

Pelaku berhasil diamankan Polres Kotabaru setelah adanya laporan, pada saat dilakukan penangkapan korban berada di rumahnya tanpa perlawanan.

Kepada awak media pelaku mengaku tega menggauli anak sendiri awalnya karena pengaruh minum keras dan video porno, dan pelakupun mengakui bahwa dia mengancam korban kalau sampai kejadian ini diceritakan keorang lain.

Pelaku sendiri melanggar pasal 81 ayat 1 dan 3 junto 76 huruf D no 17 tahun 2016 yang dirubah dengan undang- undang no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun, tutupnya.(Hrp)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY