Koperasi Pengelola Plasma Pugul Diminta Ciptakan Suasana Kondusif

Koperasi Pengelola Plasma Pugul Diminta Ciptakan Suasana Kondusif

101 views
0
SHARE

Kabarone.com, Bangka-Masyarakat Desa Pugul, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka berharap keberadaan Koperasi bakal pengelola Kebun Plasma Sawit PT PAL dapat menciptakan suasana kondusif (tenang). Hal itu dikatakan sejumlah warga disela sosialisasi penerimaan anggota Koperasi Pugul Jaya Lestari diruang pertemuan Kantor Desa Pugul, Rabu (22/01). Permintaan itu karena ada kekhawatiran terjadi gejolak, sebab sebelumnya telah ada koperasi lama bakal pengelola kebun plasma.

Sebagaimana dikatakan oleh Saipul, koperasi manapun yang akan mengelola dapat menciptakan suasana tenang. Untuk itu dia berharap agar pengurus koperasi Pugul Jaya Lestari dapat merangkul pengurus koperasi lama. “Kami masyarakat ingin suasana kondusif, agar hal itu tercipta, sebaiknya koperasi baru berunding dengan koperasi lama, rangkul dan ajak kerjasama” katanya. Saipul berharap masyarakat tidak terkotak yang dapat menimbulkan perpecahan.

Sosialisasi penerimaan anggota koperasi dihadiri cukup ramai. Kurang lebih sekitar 80 orang memenuhi ruang pertemuan. Ketua Koperasi Pugul Jaya Lestari, H. Zainal Abidin mengatakan pihaknya menebarkan undangan hanya kepada 30 orang, namun yang datang ternyata lebih 2 kali lipat. “Undangan sekitar 30 orang, tetapi sejumlah warga lain turut berdatangan ingin mendengar,” katanya. Pembentukan koperasi tersebut memang mengarah kepada kerjasama pengelolaan kebun plasma.
Sementara itu, Ketua BPD Pugul, M. Mahdani mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Dia berharap masyarakat dapat mengerti dengan penjelasan pihak koperasi terhadap persoalan yang sebelumnya mereka tidak paham. “Hal-hal yang masyarakat kurang mengerti, sedikit banyak sudah terjawab dalam sosialisasi,” katanya.

REALISASI KEBUN PLASMA TIDAK JELAS

Sementara itu sejumlah warga mempertanyakan realisasi kebun plasma sawit PT PAL yang tidak ada kejelasan. Dilapangan disebutkan realisasinya hanya beberapa hektar saja. Padahal luasan kebun inti sekitar 1000 hektar. Jika mengacu kepada aturan persentasenya 80 persen kebun inti dan 20 persen kebun plasma.

Menanggapinya, Kades Abshor Zuhrina menjelaskan, kebun plasma PT PAL telah terbangun sekitar 2 tahun silam berlokasi di Dusun Biqis. Papan penanda kebun plasmapun telah dipasang. Namun dirinya kurang paham berapa hektar kebun inti, demikian pula berapa hektar luas kebun plasma. Untuk plasma belum ada penyerahan karena belum dilakukan MOU dengan koperasi, sehingga tidak ada data yang jelas. “Kebun plasma sudah ada, namun saya kurang paham berapa luasnya. Sebab tidak ada data karena MOU dengan koperasi belum dilakukan, ” katanya.

Dilain tempat, senada dikatakan Kepala Bidang (Kabid) Perkebunan pada Dinas Pertanian Kabupaten Bangka, Subhan yang membenarkan kebun plasma PT PAL di Dusun Biqis ada. Pihaknya telah mengadakan peninjauan bersama humas PT PAL pada tahun 2017 lalu. Saat itu pihak humas menjelaskan dimana letak kebun inti, juga lokasi bakal dibangun kebun plasma. “Kami kelokasi tahun 2017 lalu, ditunjukan lokasi bakal kebun plasma dengan luas 100 hektar lebih,” kata Subhan.

Lebih lanjut dikatakan Subhan, walaupun kebun plasma telah ada pihaknya tidak dapat memastikan kebun tersebut memang plasma karena tidak ada akad (MOU) dengan koperasi pengelola yang bekerja sama dengan PT PAL. “Tidak bisa dipastikan kebun itu adalah plasma karena tidak ada akad dengan koperasi, ” ujarnya. Terkait ijin memang PT PAL mengantongi Ijin Usaha Perkebunan (IUP). Sesuai Permentan tahun 2013, setiap perkebunan sawit dengan luasan 250 hektar keatas wajib membangun kebun plasma, minimal 20 persen dari luas kebun inti, jelas Subhan. (Suhardi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY