Kenalkan “Nawa KarSa”,Dialog Interaktif Saim Dengan Pemuda Desa Bicara Desa

Kenalkan “Nawa KarSa”,Dialog Interaktif Saim Dengan Pemuda Desa Bicara Desa

108 views
0
SHARE

Lamongan,Kabarone.com – Langsung Gass Poll, Tidak ingin membuang waktu secara sia-sia, pasangan KarSa terus menggenjot pergerakan ke seluruh elemen masyarakat. Kali ini dalam giat serap aspirasi masyarakat dengan ngopi bareng, berbincang dan berdiskusi dengan Paslon KarSa yang dihadiri oleh Saim S.Pd Calon Wakil Bupati dari koalisi partai PKB dan PDI Perjuangan menyapa Generasi muda para pemuda Kec. Solokuro, Lamongan.

Acara yang dikemas dengan “Ngopi Bareng Pemuda Desa Bicara Desa” di Café Pijar Solokuro Lamongan (5/9/20), memunculkan dialog interaktif antara harapan pemuda desa dengan Calon Wakil Bupati Lamongan.

Dengan telaten dan bijak Saim S.Pd mendengarkan dan menyerap seluruh uneg uneg dan aspirasi para generasi muda pantura itu, yang ingin ada lompatan besar dalam pembangunan Lamongan.

Seperti aspirasi yang disampaikan oleh Ispadoyo petani asal Pantura. Bagaimana harapan pemuda desa, bisa turut berkontribusi besar dalam pembangunan desa, khususnya bidang pertanian dalam menghadapi hama tikus atau wereng yang menjadi musuh bersama petani.

Agar kesejahteraan petani juga bisa meningkat tanpa diliputi rasa kecemasan bila gagal panen karena faktor alam atau yang lainnya. Harapannya ada payung hukum, minimal Perda dalam menyelamatkan para petani dengan adanya asuransi yang bisa dirasakan oleh petani itu sendiri.

Sebab Sejauh ini asuransi petani, dalam bentuk kartu tani juga belum jelas, atau tidak bisa dijalankan. Mungkin Lamongan bisa mencontoh dengan daerah lain seperti Blitar atau yang lain

Di mana mereka mampu memberikan perlindungan jelas terhadap para petani, dengan jaminan kesejahteraan petani dengan mengeluarkan Perda Perlintan “Peraturan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani”, yang isinya antara lain:

Prasarana dan sarana produksi Pertanian Kepastian Usaha Penghapusan praktek ekonomi biaya tinggi Sistem peringatan dini dan penanganan dampak perubahan Iklim Ganti rugi gagal panen akibat kejadian luar biasa Asuransi Pertanian Komoditas Unggulan Dan Hak kekayaan intelektual

Nah itu yang harus bisa diaplikasikan di sektor pertanian Lamongan, kalau pemilik kebijakan mampu atau memang benar ingin merubah nasib petani, dan juga strategi pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pasca panen di pasaran.

Di kesempatan yang sama, Didin juga menyampaikan bahwa pemerintahan ke depan harus peka dengan potensi yang ada di desa.

Karena sejauh ini, kami dan teman teman yang tergabung dalam Lesbumi pernah membuat lomba tulis tentang sejarah sejarah di desa yang ada di Kab. Lamongan, namun sejauh ini, belum ada sambutan hangat dari pihak terkait.

Ini yang harus jadi perubahan besar, kalau KarSa memang mengusung jargon Perubahan.

Pasalnya, saya dengan Ibu Kartika sudah berkomitmen untuk merubah Lamongan, membangun Lamongan dari Desa, yang secara berlahan menuju ke tengah.

Dengan cara, kami selalu terbuka untuk berkomunikasi dengan rakyat, dengan mengaplikasikan apapun serapan dari rakyat sesuai kemampuan APBD.

Kami juga tidak ingin ada sekat antara pemangku kebijakan dan rakyat. Karena kami sadar, ketika diberi amanah oleh rakyat, tugas kami adalah jadi “Pelayan Masyarakat”, bukan untuk dilayani oleh masyarakat.

“Dan sejauh ini, aspirasi teman-teman yang sudah disampaikan tadi, sudah tertuang dalam Visi Misi Nawa KarSa untuk perubahan Lamongan,” ujar Saim.

Berikut Penjelasan tentang “Nawa KarSa”, ada 9 Misi KarSa untuk Lamongan, yaitu :
1. Mewujudkan tata kehidupan masyarakat Lamongan yang religius yang berpijak pada nilai-nilai kearifan dan kebudayaan.
2. Meningkatkan dan mengembangkan pelayanan dasar masyarakat untuk pendidikan kesehatan sosial dan tata ruang Kamtibmas serta pemukiman.
3. Mewujudkan tata kelola air bersih transparan dan bertanggung jawab untuk meningkatkan layanan publik.
4. Meningkatkan stabilitas politik hukum dan trantipmas dengan menjaga nilai-nilai demokrasi dan kegotong royongan.
5. Mewujudkan peningkatan kualitas sdm yang unggul memanfaatkan teknologi peningkatan kualitas dan akses pendidikan.
6. Sebutkan peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan dan ekonomi kreatif.
7. Meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan PAD Lamongan.
8. Meningkatkan pembangunan dan pemerataan dengan memperhatikan lingkungan hidup dan kualitas SDA.
9. Menciptakan lapangan kerja dan kemudahan investasi berbasis ekonomi kawasan pedesaan.

Menanggapi dari berbagai aspirasi kalangan muda pantura Lamongan itu, Saim dengan seksama mengatakan bahwa bukan isapan jempol kalau KarSa diberi kesempatan memimpin Lamongan, maka aspirasi teman teman pasti terakomodir. (rief/Yz/F2)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY