Kawasan Industri Jelitik Digasak Tambang Liar, KPMP Siap Lapor

Kawasan Industri Jelitik Digasak Tambang Liar, KPMP Siap Lapor

172 views
0
SHARE

Sungailiat,Kabarone.com – Pihak LSM KPMP (Komando Pejuang Merah Putih) Kabupaten Bangka, melalui ketuanya yaitu Suhendro bersama tim pada Jum’at (15/1/2021) melakukan investigasi kelokasi yang terdapat aktifitas tambang timah diduga ilegal skala PIP (Ponton Isap Produksi) yang berada dilokasi Kawasan Industri Jelitik, Kelurahan Jelitik, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka.
Menurut Hendro, lokasi tersebut sebelumnya sudah pernah dilakukan razia oleh tim gabungan pemerintah. Tetapi sangat disayangkan para penambang ilegal tersebut tidak menghiraukan masalah itu.
“Saya sebagai ketua LSM merasa mereka sangat kebal dengan hukum, karena sudah dilakukan razia tetapi masih saja beraktifitas dilahan industri tersebut, “katanya.


Dikatakan Hendro, setelah pihaknya melihat secara langsung aktifitas tambang ilegal tersebut, bahkan ponton – ponton itu makin bertambah jumlahnya.
Lokasi itu merupakan kawasan industri yang seharusnya tidak boleh ditambang. Hal itu diperjelas dengan adanya papan larangan yang dipasang oleh Pemerintah Kabupaten Bangka. “Sangat disesali mereka melakukan aktifitas penambangan dilahan industri.
Padahal disitu sudah tertera melalui papan peringatan, dilarang untuk menambang, tetapi masih saja dilakukan, sebenarnya ada apa ini?
Adakah yang membackup, “sesal Hendro.

Lebih jauh dikatakan, dari hasil investigasi, selanjutnya pihak dia akan melakukan pelaporan ke pihak yang berwajib dan kepemerintahan terkait dengan adanya kegiatan yang sudah berjalan cukup lama ini yang juga sudah meluluh lantakan kawasan lahan industri tersebut. “Terkait masalah itu, kami siap melayangkan laporan dalam waktu dekat, “katanya.

Pihak LSM juga tengah menelusuri dimana hasil penambangan berupa bijih timah tersebut diperjual-belikan berikut siapa penampungnya. “Dan bagi kami untuk penampung timah itu sendiri sudah sangat berani membeli, sedangkan mereka pasti tahu itu hasil dari tambang ilegal.
Kamipun yakin disitu para penampung tersebut tidak mengantongi perizinan dari PT.TIMAH yang berhak untuk mengamankan hasil biji timah tersebut, “papar Hendro.

Mengenai hal itu, pihak LSM berjanji akan memberitahu PT Timah, tbk. “Kami juga akan melakukan pelaporan kepada pihak PT.TIMAH untuk melakukan pengamanan dan penertiban terhadap tambang-tambang itu.
Karena disitu sudah tertera adanya IUP PT.TIMAH, saya yakin para penambang ilegal tersebut adalah penambang yang tidak bertanggung jawab. Karena sudah jelas mereka tidak mengantongi perizinan dan tidak standar SOP, “jelas Hendro. (Suhardi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY