Dies Natalis ke-53 Ditengah Pandemi, Unisbank Terus Berkontribusi

Dies Natalis ke-53 Ditengah Pandemi, Unisbank Terus Berkontribusi

54 views
0
SHARE

SEMARANG,kabarone.com-Pandemi Covid19 telah terjadi hampir 1 (satu) Tahun lebih. Hal ini telah berdampak terhadap roda ekonomi dan sendi kehidupan masyarakat. Pendidikan perguruan tinggipun tak bisa menghindar juga akibat pandemi ini. Keterbatasan penyelenggaraan Pendidikan menjadi salah satu dampaknya.

Demikian seperti disampaikan Rektor Unisbank Semarang Dr. Safik Faozi,SH.M.Hum ketika diwawancara terkait dengan promosi produk UMKM di Paragon Mall yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia, Minggu (02/04).

Meski begitu, tutur Safik tidak menghentikan langkah Unisbank untuk terus berkontribusi dalam menguatkan ekonomi masyarakat.

” Perguruan tinggi dituntut untuk berkontribusi dalam menguatkan ekonomi masyarakat. Dalam situasi inilah, Unisbank Semarang harus aksi walaupun masih pandemi,’ jelas dia.

Safik menegaskan saat dirinya berpidato memperingati Dies Natalis Unisbank ke 53 di kampus Unisbank Mugas (28/4) lalu bahwa di masa pendemi sekarang ini Unisbank harus tetap berkreasi dan tetap melakukan aksi.

Dalam rangka menumbuhkan ekonomi masyarakat, lanjut Safik Unisbank secara nyata melakukan pendampingan terhadap UMKM, mulai dari penguatan kapasitas digital marketing hingga bagaimana UMKM ini dapat survive disaat pandemi seperti sekarang.

” Digital marketing menjadi sesuatu hal yang sangat penting dan dibutuhkan oleh semua pelaku ekonomi,” jelasnya.

Selaras apa yang disampaikan Rektor Unisbank tersebut, Wakil Rektor IV bidang kerjasama Dr. Elen Puspitasari mengatakan hal itu sebagai bukti nyata Unisbank tetap aksi di masa pandemi.

” Hari ini kita berkontribusi dalam acara UMKM Gayeng Monconegoro artisan Jawa Tengah 2021 Go International dengan mengusung tema Program Inovasi Produk dengan Keunggulan Kearifan Lokal,’ kata Elen.

Ia menuturkan berbagai produk inovasi yang digagas Unisbank pun dipromosikan. ” Diantara melalui Kriya Karya Batik. Sebuah produk pewarnaan motif batik berbahan dasar alam, Herbamun atau produk jamu dengan berbahan baku lokal dan produk disinfekctan ultra ozon hasil produksi Program Studi Teknik Industri,” terangnya. (Amr)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY