Bawas MA, KaPT DKI Jakarta Diminta Berikan Atensi Terhadap Perkara Banding Wanprestasi...

Bawas MA, KaPT DKI Jakarta Diminta Berikan Atensi Terhadap Perkara Banding Wanprestasi Pembelian Excavator 

44 views
0
SHARE

Jakarta KabarOne.com,- Badan Pengawas Mahkamah Agung Republik Indonesia (Bawas MA RI), dan Ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta (PT DKI Jakarta, diminta supaya mengawasi dan memberikan atensi dan perhatian khusus terhadap persidangan upaya hukum banding perkara wanprestasi antara Arwan Koty (terbanding) dengan PT. Indotruck Utama (pemohon banding).

Hal itu disampaikan Aristoteles MJ Siahaan SH, Penasehat Hukum terbanding Arwan Koty, menyikapi adanya dugaan “permainan atau mafia” perkara dengan dalih berkas kontra memori banding pihak terbanding belum sampai ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Aristoteles menyampaikan, pihaknya telah mengirim surat ke Bawas MA RI dan ketua PT DKI Jakarta agar memberikan atensi serta Pengawasan terkait Perkara Perdata dengan No: 181/Pdt. G/2020/PN.Jkt. Utr Jo. No: 264/Pdt.G/2021/PT.DKI

Bahwa Pekara yang kami mintakan atensi serta Pengawasan adalah perkara No.264/Pdt.G/2021/PT.DKI. Dikarenakan kami menduga ada upaya menghalang-nalangi atau memperlambat pengiriman berkas terbanding ke PT DKI Jakarta, oleh oknum Kepaniteran

Pengadilan Neger Jakarta Utara, dimana kami menduga berkas Relaas pemberitahuan banding oleh Pembanding sengaja dititipkan petugas Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Utara di kantor Kelurahan terbanding. Pada alamat Kuasa hukum atau alamat Prinsipal sangat jelas ada dalam berkas namun surat dari Pengadilan tidak ada yang sampai ke terbanding atau alamat kuasa hukum. 

Penasehat hukum terdakwa juga menyampaikan pihaknya telah menyerahkan Surat Kuasa dan Kontra

Memori Banding dan Kontra Tambahan Banding melalui Kepaniteraan Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Namun baik Surat Kuasa Maupun Kontra Memori serta Kontra Tambahan yang kami serahkan tersebut belum sampai dí Pengadilan Tinggi (Bundel A dan B). Hal itu kami ketahui setelah dilakukan pengecekan ke Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Dalam uraian uraian dan alasan yang kami sampaikan tersebut sehingga pihak terbanding berharap, Atensi serta Pengawasan terkait Perkara Perdata dengan yang kami alami kiranya mendapat respon dari Badan Pengawas MA RI serta dari ketua Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Sunaryo SH MH.Dimana kami mengkhawatirkan adanya oknum Panitera Pengadiłan Negeri Jakarta Utara, Panitera PT DKI Jakarya yang diduga bermain mata dengan lawan kami”, ungkap Aristoteles  9/7/2021. 

Penulus : P. Sianturi

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY