Agar Tercipta Kader Perempuan Golkar Yang Paham Politik,HUT Ke-20 KPPG Pangkalpinang Disertai...

Agar Tercipta Kader Perempuan Golkar Yang Paham Politik,HUT Ke-20 KPPG Pangkalpinang Disertai Dikpol

300 views
0
SHARE

Pangkalpinang, Kabar One.com – Bertempat di Kantor DPD Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Sabtu (18/6/2022) DPD Kesatuan Perempuan Partai Golkar (KPPG) Kota Pangkalpinang merayakan Hari Jadi atau HUT yang ke-20. Kegiatan HUT kali ini ada yang istimewa, karena disertai dengan Pendidikan Politik (Dikpol) bagi kader KPPG maupun AMPG, dua organisasi yang merupakan sayap politik penting dari Partai Golkar.
Dan untuk tema HUT Ke-20 ini adalah KPPG Dan AMPG Mengadakan Pendidikan Politik (Dikpol), “Peningkatkan Kapasitas Wawasan Politik Kebangsaan Berspektif Gender.”

Hadir dalam kegiatan ini seperti dari Pengurus KPPG dengan Ketua Hj. Deritawati dan Dewan Pembina Zubaidah. Dari pengurus Partai Golkar yang hadir adalah Ketua DPD ll Golkar Pangkalpinang Zupriady, yang adalah Anggota DPRD Kota Pangkalpinang, Sekjen DPD 1 Golkar Kepulauan Babel Eddy Iskandar serta sejumlah undangan lain yang terkait dengan partai tersebut.

Juga turut dihadiri perwakilan dari Perempuan (Pr) Pira Gerindra, Pr Granita Malahayati Nasdem, Pr Gelora, Pr Puan PAN, Pr PPP, Pr DPC FPPI Kota Pangkalpinang dan KPPG Golkar Provinsi kepulauan Bangka belitung (Babel).

Ketua KPPG Kota Pangkalpinang, Hj Deritawati dalam sambutannya mengatakan dalam kegiatan HUT ke-20 ini juga diikuti dengan kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) bagi kader. Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan kader dalam berpolitik.

“Tujuan Dikpol ini untuk meningkatkan pengetahuan yang lebih luas lagi kepada perempuan dan pemuda Partai Golkar dalam pengambilan keputusan dikehidupan berbangsa dan bernegara, agar tidak terjadi ketidak adilan dalam masyarakat antara perempuan dan laki-lakinya. “Katanya.

Lebih jauh dikatakan Deritawati, Dikpol ini juga dimaksudkan agar kaum perempuan memiliki akses partisipasi keranah publik dan politik. “Selain itu, tujuan Dikpol ini untuk memperluas akses bagi perempuan agar dapat berpartisipasi dalam ranah publik dan politik secara lebih luas lagi. “Ujarnya.

Dijelaskan Deritawati, selama ini sulit mencari kader perempuan yang paham politik, apalagi menjelang Pemilu. “Selama ini keterlibatan perempuan dalam politik masih rendah. Sehingga sulit mencari kader politik perempuan pada saat pencalegan. Keadaan tersebut menempatkan caleg perempuan sebatas pemenuhan kuota. “Katanya.

Sehingga Dikpol ini, sebagaimana ditekankan Deritawati, akan menyiapkan kader yang selain paham politik, juga peduli kepada masyarakat kecil. “Dikpol ini untuk menyiapkan kader perempuan untuk dicalonkan pada Pemilu 2024 mendatang. Kader yang kelak akan profesional dan aktip dalam kegiatan masyarakat. Kader yang memiliki sikap sopan, ramah dan peduli terhadap masyarakat yang kurang mampu. “Katanya.

Sementara itu, Ketua DPD ll Partai Golkar Kota Pangkalpinang, Dr. Zupriady, MM berharap KPPG akan semakin solid dan berkarakter. “Semoga dalam HUT yang ke-20 ini, kader KPPG semakin solid, semakin berkarakter dan semakin kompak. “Katanya.

Zupriady juga meminta perempuan harus menang dalam perubahan. “Perempuan jangan jadi korban perubahan, tetapi harus menang dalam perubahan, ujarnya. Kenyataan ini, tambah Zupriady, mengingat pada Dewan Legislatif (DPRD) Kota Pangkalpinang, kuota perempuan belum terpenuhi.

“Kenyataan di DPRD Kota Pangkalpinang, Anggota DPRD dari kalangan perempuan baru 3 orang dari 30 orang. Seharusnya 9 orang, mengacu kepada kuota 30 persen. Untuk itu kita berjuang, bila perlu kuota yang 30 persen kedepan, dapat terisi dari kader KPPG. ” Paparnya memberi semangat.

Selesai memberi sambutan, Zupriady kemudian berkenan atas permintaan panitia untuk membuka dimulainya kegiatan Pendidikan Politik bagi Kader KPPG dan AMPG ini. “Kegiatan Dikpol bagi kader KPPG dan AMPG ini, resmi dimulai. “Katanya.

Dibagian akhir dalam kegiatan HUT ke-20 ini diisi dengan kegiatan hiburan berupa pementasan tari tradisional Zapin Melayu oleh ibu-ibu kader KPPG. Setelah itu, kemudian disertai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh jajaran Pengurus Partai Golkar, KPPG maupun AMPG. (Suhardi)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY