Anggota DPR RI Dapil 10 Lamongan -Gresik Tak Pernah Respon Terkait Undangan...

Anggota DPR RI Dapil 10 Lamongan -Gresik Tak Pernah Respon Terkait Undangan Perantauan

455 views
0
SHARE

Jakarta,Kabar One.com -Selama 20 tahun pada saat para perantau mengundang para anggota DPR RI dapil 10 untuk hadir di aca Halal bihalal tak pernah hadir .hal tersebut terindikasi para anggota Dewan alergi terhadap para perantau yang berasal dari dapil mereka yakni Lamongan – Gresik.seperti hal terjadi pada saat di laksanakan acara halal bihalal dan pekan budaya Lamongan di anjungan Jawa Timur Taman mini Indonesia indah Minggu,(12/06) .

Para perantau sekitar 1000 orang menghadiri acara tersebut.undangan ke para anggota dewan dapil sepuluh sudah di kirim kan.namun satupun tak ada yang hadir.masih beruntung satu anggota dewan dari PKB kirim karangan bunga .untuk anggota dewan yang lain seolah nanti pileg 2024 tak butuh suara lagi masyarakat.

Hal tersebut di ungkapkan oleh para perantau asal Lamongan Bambang Suryo Darmo mengatakan,” Kami sudah mencoba berkirim surat undangan ke para anggota dewan dapil sepuluh namun tak satupun yang hadir . silaturahmi dan hadir di masyarakat tidaklah salah dan itu sangat baik.semoga masyarakat lebih faham sejaumana mereka yang peduli agar tidak salah pilih lagi menjelang pileg 2024 supaya lebih jeli untuk tidak memilih wakil rakyat yang tidak pro rakyat,” ungkapnya.

Ketika di minta komentar terkait ketidak hadiran para anggota dewan dapil 10 Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan,” Alhamdulillah kami bisa hadir silaturahmi bersama masyarakat perantau asal Lamongan.saya akan mampir dan menyapa para perantau di seluruh Indonesia kami akan singgahi . kalau pun para anggota dewan tak hadir itu hak mereka.saya dipilih oleh masyarakat Lamongan ya saya akan selalu hadir di TMII,”ujar Bupati Yuhronur Efendi di sela acara .
Tim wartawan mencoba konfirmasi terkait ketidak hadiran salah satu anggota DPR RI Dapil 10 dari Fraksi Demokrat di telp tak diangkat dan di WA tak di jawab diduga anggota Dewan alergi terhadap wartawan.
(*** Red).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY