Kembangkan Bisnis, KIW Perkuat Fundamental Tiga Pilar Utama

Kembangkan Bisnis, KIW Perkuat Fundamental Tiga Pilar Utama

192 views
0
SHARE

SEMARANG,kabarone.com– PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) terus berinovasi mengembangkan bisnis, terlebih dengan keberadan dua entitas perusahan baru di tahun 2022 yakni PT Kawasan Industri Terpadu Batang dan PT Putra Wijayakusuma Sakti (PWS).

Upaya penguatan fundamental perusahan fokus tiga pilar utama pun bakal dilakukan.
” Tahun 2022 ini dengan hadirnya dua entitas anak usaha, bergabungnya KIW ke Holding Danareksa, KIW mau memperkuat fundamental,” kata Direktur Utama PT KIW, Ahmad Fauzie Nur di acara Ngopi Bareng Wartawan di Semarang, Kamis 28 Juli 2022.

Ketiga pilar utama itu adalah aspek legal, infrastruktur dan bisnis.” Legalitas karena seiring dengan dinamika perusahaan, Infrastruktur yang paling penting SDM, kemudian IT,” ucapnya.

Fauzie menyebut dari aspek bisnis KIW terbuka untuk menjalin kerja sama usaha. Baik dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), ataupun dengan pihak swasta dengan menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG). Di KIW sendiri sampai saat ini masih terdapat lahan seluas 60 hektare. Dari sekian banyak tenan yang ada bergerak dalam bidang usaha manufaktur.

Sementara Direktur Keuangan KIW, Budi Susanto mengatakan saat ini posisi recurring income sudah 48 persen dan KIW ada betagam tenant srbanyak 121 resiliensinya terhadap turbulensi ekonomi lebih kuat.

Sementara di sisi lain PWS sebagai anak usaha KIW, bergerak untuk memenuhi kebutuhan industri mulai dari supply material, konstruksi, konsumsi, hingga jasa outsourcing dan perizinan. “Kami diminta untuk memberdayakan perekonomian di Jawa Tengah. Salah satunya di tenant KIW dan KITB. Saat ini, kami memiliki penugasan di kawasan berikat, ada tujuh tenant aktif,” jelas Andy Pratama, Direktur Utama PWS.

Adapun terkait KIT Batang , GM Corporate Secretary, M Burhan menambahkan bahwasanya akselerasi tidak hanya infrastruktur saja akan tetapi juga aspek menciptakan peluang lapangan kerja.
“Tercatat enam investor diperkirakan bakal menyerap 20.533 tenaga kerja,” tandas Burhan. (AMR)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY