|Selasa, September 26, 2017
Home » Ekonomi » Bupati Bulungan Resmikan Kampung UKM Digital

Bupati Bulungan Resmikan Kampung UKM Digital 

Foto_Launching_Kampung_UKM_Digital_2016
Bagikan

Kabarone.com, Bulungan – Bupati dan Wakil Bulungan, Sudjati – Ingkong Ala meresmikan peluncuran Kampung UKM Digital bertempat di gedung PLUT-KUMKM (Pusat Layanan Usaha Terpadu – Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah di Jl Sengkawit, Tanjung Selor pada Selasa (16/08).

Kampung UKM Digital di Kabupaten Bulungan ini tercatat sebagai Kampung UKM Digital yang pertama di wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Launching atau peluncuran Kampung UKM Digital dilakukan terhadap 2 wilayah yaitu di Sabanar Baru serta Jl Jelarai KM 2, Tanjung Selor.

“Saya berharap Dinas Perindagkop dan UMKM Bulungan ke depan dapat merangkul seluruh UKM untuk memanfaatkan pemasaran secara online,” ucap Bupati saat memberikan sambutan dalam acara yang turut dihadiri para pelaku UMKM hingga mahasiswa KKN Universitas Kaltara.

Launching Kampung UKM Digital ini dilakukan atas kerjasama Dinas Perindagkop dan UMKM Bulungan dengan PT Telkom. Atas peluncuran ini, Kabupaten Bulungan juga akan mendapat penghargaan Smart City Nusantara 2016 dari PT Telkom pada HUT RI ke 71. Penghargaan diberikan PT Telkom kepada 71 pemerintah daerah yang dinilai telah mengimplementasikan Smart City Nusantara dalam mengelola pemerintahannya. Yaitu penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam pembangunan serta pengelolaan sebuah kota atau daerah dengan tujuan meningkatkan kemampuan kerja dan kinerja pemerintah.

“Saya juga berterima kasih karena usaha mikro kecil menengah memiliki fungsi strategis dalam menyerap tenaga kerja lokal, menyumbang peningkatan perekonomian daerah serta mendistribusikan produk-produk lokal di Bulungan,” ungkap Sudjati.

Lebih lanjut Bupati memaparkan, bahwa saat ini sudah terjadi pergeseran cara pemasaran yang tadinya melalui spanduk dan baleho beralih secara digital untuk meraih pasar lebih luas. Usaha mikro kecil menengah di kawasan ASEAN hingga dunia saat ini juga sudah masuk ke Bulungan memasarkan produknya secara digital.

“Maka kalangan UKM di Bulungan tidak boleh ketinggalan dengan ikut memasarkan produknya melalui layanan online serta meningkatkan kualitas produknya agar dapat bersaing dengan produk dari luar,” tukas Bupati.

General Manager PT Telkom Kaltara, Deny Aryanto menambahkan, peluncuran Kampung UKM Digital di Bulungan merupakan bagian dari program Bakti Negeri PT Telkom menyambut HUT RI ke 71 tahun 2016 di mana sebanyak 300 UKM digital secara nasional akan diluncurkan. Syarat Kampung UKM Digital harus memenuhi unsur konektifitas, konten dan komersial.

“Saat ini ada sekitar 200 UMKM di Bulungan dan saat ini baru menyentuh 2, ke depan akan kita tingkatkan, jadi ini bukan kick off tapi kick on. Tujuan peluncuran ini yaitu bagaimana mensejajarkan UKM di Bulungan dengan UKM lainnya di daerah lain di Indonesia,” tegasnya.

Menurutnya, PT Telkom yang telah memiliki infrastruktur serta partner bisnis dengan beberapa situs belanja terkemuka juga akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada pelaku UMKM di Bulungan antara lain cara melakukan penjualan secara online, menerima pembayaran secara online serta panduan bagi umkm secara online. PT Telkom juga berkomitmen memberi pinjaman lunak kepada UMKM di Bulungan.

“Kegiatan ini sekaligus membantu pemerintah daerah dalam mendata atau meregistrasi jumlah UMKM di Bulungan khususnya yang sudah online atau memiliki toko virtual,” imbuhnya.

Sementara Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Bulungan, Drs H Agus Nurdiansyah menambahkan, pihaknya masih memiliki banyak PR ke depan yaitu mewujudkan Kampung UKM Digital di seluruh kecamatan di Bulungan hingga akhirnya di tiap-tiap desa bisa menggunakan fasilitas online dalam memasarkan produknya.

“PR atau tugas kita yaitu bagaimana cara mengemas produk agar menarik, meningkatkan kualitas konten atau isinya serta cara memasarkannya sebaik mungkin. Tugas lain yaitu mengolah bahan baku yang terdapat pada wilayah di Bulungan yang belum tersentuh hingga memunculkan produk-produk yang berkualitas dan memiliki daya saing dengan produk lain dari luar daerah. Nanti kita harapkan akan mengerucut hingga muncul produk-produk unggulan Kabupaten Bulungan,” pungkasnya.(Mudi)

Bagikan

Tambah Komentar