|Selasa, September 26, 2017
Home » Lipsus » Investigasi » Kantor Kecamatan Kibin Dibobol Maling, Bendahara Minta Tidak Diberitakan, Takut Di Audit Inspektorat

Kantor Kecamatan Kibin Dibobol Maling, Bendahara Minta Tidak Diberitakan, Takut Di Audit Inspektorat 

IMG_20150826_220319
Bagikan

Kabarone.com, Serang – Aksi maling di kantor Kecamatan Kibin Minggu (23/08/15), yang menggegerkan publik, kini dipinta untuk tidak dipublikasikan media. Hal itu diungkapkan bendahara keuangan Kecamatan Kibin, dengan alasan kejadian tersebut masih ditangani oleh pihak kepolisian setempat.
Sebelumnya kabarone.com memberitakan kantor kecamatan Kibin dibobol maling dengan kerugian puluhan juta. Ija selaku bendahara keuangan Kecamatan Kibin meminta kabarone.com untuk tidak memberitakan dan menghapus berita yang kabarone.com beritakan sebelumnya.
Menurut Ija, dirinya diminta oleh pimpinan untuk menghapus pemberitaan di kabarone.com.
“Saya dipinta pimpinan saya (Camat-red) untuk menghapus pemberitaan soal kemalingan di kantor kecamatan Kibin yang diberitakan oleh kabarone.com dan saya juga takut ada apa apa nantinya, saya takut kena Audit Inspektorat dan saya takut di panggil polisi, karna saya belum siap,” ungkap Ija kepada kabarone.com, Selasa (25/08/15) kemarin.
Mantri Polisi saat di konfirmasi mengenai kejadian dikantor Kecamatan Kibin itu, tidak banyak komentar.
“Maaf saya capek pak, dari kemarin saya bulak balik dipintai keterangan oleh kepolisian mengenai kejadian ini. Maaf pak saya belum tidur, jadi saya ga konsen, silahkan konfirmasi ke Bendahara keuangannya aja, karena itu uang Bendahara yang di Bobol Maling,” tegas Mantri Polisi.
Disisi lain, Opan selaku masyarakat Kebin, menuai kecaman pada Kantor Kecamatan Kibin. “Sebelumnya kantor kecamatan kibin ini sering sekali kejadian kehilangan dan kebobolan maling. Sebelumnya seperangkat alat peraga untuk pembuatan KTP Elektronik digondol maling, semua perangkat dan alat kamera habis digarap maling, saya curiga dengan kejadian tersebut, pasti ini orang yang tau, orang yang biasa sehari-harinya dikecamatan, apalagi kejadian kemarin, yang katanya malam saat kejadian masih banyak orang yang begadang dikantor kecamatan hingga pagi, saya tidak habis pikir kalau itu sampe terjadi kemalingan, atau jangan-jangan ada permainan sabotase,” ungkap Opan.
Opan meminta agar Camat Kibin Raden Lukman, memperketat lagi keamanannya karna kantor Kecamatan Kibin persis ditempat Strategis dipinggir jalan Nasional Serang Jakarta yang rawan terhadap aksi kejahatan dan berbagai modus.
“Camat Kibin harus antisipasi sebelum kejadian terulang dan dipinta kepada Camat Kibin agar mengajukan pada Anggaran DPA pada tahun 2016 untuk dana insentif keamanan kantor dan pengadaan alat CCTV,” pungkasnya. (Jib)

Bagikan

Tambah Komentar