|Selasa, September 26, 2017
Home » Regional » Daerah » Gubernur Irianto Lambrie Resmikan Peluncuran SB Reguler Buatan Tarakan

Gubernur Irianto Lambrie Resmikan Peluncuran SB Reguler Buatan Tarakan 

tiny_20170813085337
Bagikan

Kabarone.com, Kaltara – Pengusaha yang berintegritas, pekerja keras, dan tak takut berinovasi merupakan hal yang sangat diharapkan dapat tumbuh di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Demikian disampaikan Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie kala menghadiri sekaligus melakukan peluncuran secara simbolis Speedboat (SB) Executive Sadewa yang dibuat dan dirakit oleh putra-putri Kaltara yang bekerja di PT Sadewa Gemilang Industri (SGI), Kota Tarakan, Minggu (13/8).

Di hadapan para undangan, termasuk Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kaltara Hendik Sudaryanto, Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara H Badrun, dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan, Gubernur menuturkan industri merupakan hal penting dalam pertumbuhan ekonomi di suatu daerah. “Sebuah daerah akan sulit maju tanpa industri. Keberadaan industri, khususnya di Kaltara, juga penting bagi Pemprov karena menopang upaya inovasi dan kreativitas membangun ekonomi Kaltara,” kata Irianto.

Pemprov Kaltara, kata gubernur, secara langsung terbantu dengan keberadaan industri di wilayahnya. Salah satunya, karena industri mampu menyerap tenaga kerja. Sehingga tingkat pengangguran berkurang. “Yang terpenting, seorang pelaku industri harus mampu membuktikan apa yang ingin dilakukannya. Banyak mendengar, jelas hasil dan manfaat dari industri yang didirikannya tersebut. Contohnya, PT SGI ini, karena sepanjang pengetahuan saya, ini industri pertama yang mengerjakan dan merakit speedboat reguler di wilayah Kaltara, khususnya Tarakan. Ini patut diapresiasi,” tegasnya.

Eksistensi industri di Kaltara, lanjutnya, juga perlu ditopang dengan perizinan yang lengkap dan memenuhi aturan yang berlaku. Dalam hal ini, Gubernur mengarahkan agar pelaku industri untuk memastikan kelengkapan dokumen untuk memperoleh izin. “Industri tetap harus didukung, meski perizinannya belum ada. Pemprov Kaltara, sepanjang persyaratan yang diperlukan dapat dipenuhi, akan segera diterbitkan. Kalau bisa secepatnya, mungkin 2 atau 3 hari,” urai Gubernur.

Pelaku industri juga diminta untuk mengedepankan pelayanan kepada pelanggan dengan standar yang tepat, murah, kompetitif dan memberikan jaminan keselamatan bagi pengguna layanan yang disediakan tersebut. “Ini menjadi tren di dalam kemajuan dunia usaha di Indonesia. Khusus usaha transportasi, jaminan pelayanan yang cepat, murah dan selamat sangat diinginkan pelanggan. Jadi, intinya adalah munculkan daya saing usaha yang sehat,” jelasnya.

Mendukung perkembangan industri di Kaltara, khususnya industri transportasi, Irianto mengakui bahwa Pemprov telah melakukan banyak hal. Di antaranya, selain kemudahan dan percepatan penerbitan izin, Pemprov juga mengembangkan infrastruktur kepelabuhanan. Seperti rehab Pelabuhan Tengkayu II atau SDF Kota Tarakan dan lainnya. “Usaha industri seperti yang dilakukan PT SGI ini juga akan merasakan manfaat besar atas geliat investasi yang muncul di Kaltara. Kan, Kaltara tengah mempercepat realisasi KIPI (Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional) Tanah Kuning-Mangkupadi, ini akan membutuhkan banyak armada speedboat. Untuk memenuhi hal tersebut, pastinya pada investor yang mengelola KIPI akan melirik industri perkapalan terdekat,” ulasnya.

Namun, Gubernur menegaskan bahwa masuknya investasi yang akan menopang pertumbuhan industri di Kaltara tersebut, sepenuhnya tergantung kepada sikap masyarakat Kaltara. “Puluhan miliar dollar investasi akan masuk ke Kaltara. Tapi kalau masyarakat Kaltara tidak mendukung masuknya investasi tersebut, maka si investor yang sudah siap tersebut akan lari,” tuntasnya.

Sebagai informasi, SB Executive Sadewa garapan PT SGI memiliki kelebihan standar keamanan dan kenyamanan yang lebih baik dari armada sejenis. Soal kecepatan, speedboat ini ditaksir mampu melayari rute Tarakan-Tanjung Selor dalam waktu 1 jam. Ini mengandalkan mesin 250 PK sebanyak 4 unit yang digunakan speedboat tersebut.

PT SGI merancang dua unit speedboat untuk pelayaran komersial antar wilayah di dalam Provinsi Kaltara. Kapasitas penumpangnya, antara 50 hingga 60 orang. Di tiap speedboat, sudah disiapkan emergency exit, seat standar pesawat terbang, memiliki Air Conditioner (AC), serta aksesoris lain yang akan memberikan kenyamanan bagi pengguna layanan.(MD)

Bagikan

Tambah Komentar