|Sabtu, Agustus 19, 2017
Home » Regional » Daerah » Gubernur Kaltara Buka Temu Koordinasi PUSPA Sedungan Paguntaka

Gubernur Kaltara Buka Temu Koordinasi PUSPA Sedungan Paguntaka 

tiny_20170517074616
Bagikan

Kabarone.com, Kaltara – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr H Irianto Lambrie membuka kegiatan Temu Koordinasi Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Sedungan Paguntaka di Hotel Tarakan Plaza, Selasa (16/5).

Dalam sambutannya Gubernur mengatakan, perempuan memiliki peran yang penting dalam beberapa hal. Perempuan juga diciptakan sebagai manusia yang istimewa. Bahkan, sebut Irianto, dalam kitab suci Agama Islam, yaitu Alquran ada surah yang secara khusus untuk wanita. Yaitu surah An-nisa yang artinya wanita.

“Wanita juga memiliki banyak kelebihan dibanding laki-laki. Perempuan itu kuat, lebih sabar, lebih teliti, lebih memiliki insting dan naluri kuat. Makanya jangan remehkan wanita,” ucap Irianto.

Irianto mengajak semua peserta Temu PUSPA, untuk tidak sekedar mengikuti kegiatan seremoninya, maupun sekedar mendengarkan apa yang disampaikan narasumber. Namun juga harus mengimplementasikan dalam keseharian. Yaitu dalam memberdayakan perempuan dan perlindungan anak.

Persoalan perempuan dan anak, kata Irianto, tidak hanya terjadi di Indonesia,  tapi hampir di seluruh negara. Yang membedakan adalah tingkat persoalannya, dimana untuk penanganannya semua pihak harus ikut berperan. “Utamanya dimulai dilakukan di lingkungan keluarga kita. Kuncinya di keluarga, kalau keluarganya bahagia, saling menyayangi, saling mengasihi, saling mengerti perannya masing-masing, saya yakin daerah bahkan negara ini akan damai aman. Tidak ada kekerasan terhadap perempuan, termasuk anak,” ungkap Irianto lagi.

Gubernur juga mengatakan, bahwa perempuan bisa berperan aktif dalam meningkatkan taraf hidup. Dengan modal keuletan dan kegigihannya, perempuan bisa maju mengembangkan usahanya. “Saya mencontohkan ada seorang ibu di Samarinda. Sewaktu saya Kepala Disperindagkop Kaltim. Ibu itu usaha Amplang. Kami bantu dia mempromosikan, permodalan. Karena keuletannya, sekarang ibu itu memiliki karyawan yang banyak. Ini bisa menjadi motivasi bagi para perempuan lain,” kata Irianto.

Dalam kesempatan ini, Irianto mengingatkan kembali, bahwa di Indonesia, termasuk Kaltara, sudah menempatkan perempuan dan laki-laki setara. Sehingga peluang bagi perempuan untuk berpartisipasi positif terbuka lebar.

Kegiatan Temu Daerah PUSPA Paguntaka yang rencananya digelar dua hari ini, merupakan gagasan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KP3A) RI. Dengan peserta beberapa instansi, organisasi, serta pihak yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.(hms)

Bagikan

Tambah Komentar