|Minggu, Juni 25, 2017
Home » Regional » Daerah » Ketua DPRD : Gagalnya Program Kerja 100 Hari Walikota Gunungsitoli ” Akibat ” Minimnya Kualitas SKPD

Ketua DPRD : Gagalnya Program Kerja 100 Hari Walikota Gunungsitoli ” Akibat ” Minimnya Kualitas SKPD 

Foto : Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa
Bagikan

KabarOne.com, Gunungsitoli- Ketua DPRD Kota Gunungsitoli Herman Jaya Harefa, S.Pdk menilai, atas tidak tercapainya program kerja 100 hari Walikota dan Wakil Walikota Gunungsitoli merupakan Koreksi Untuk pemerintahan Kota selanjutnya.
” Pak wali kan sudah bicara jika program 100 harinya mengecewakan, ya kita apresiasi pernyataan tersebut sebagai pengakuan bahwa apa yang telah dilakukan tidak sesuai harapan, kita berharap ini menjadi bahan koreksi kepada pemerintah kota Gunungsitoli kedepan untuk memperbaikinya. ” Ucap Herman Jaya Harefa saat di konfirmasi via seluler, Selasa (18/10).
Menurutnya bahwa membangun Kota Gunungsitoli atas dasar niat dan kerinduan untuk sebuah perubahan. “Saya kurang paham kawan, tentu ini soal Niat dan komitmen serta konsistensi dalam melakukan sebuah usaha, jika tidak di lakukan dengan hati maka tentu hasilnya tidak akan memuaskan,”  tegasnya.
Ditambahkannya bahwa tidak tercapainya program 100 Hari di karenakan kualitas dan sumber daya manusia SKPD yang masih minim. “Bisa ia bisa tidak, namun yang paling penting adalah bagaimana SKPD mampu menerjemahkan program walikota. Penilaian saya secara pribadi, saudara Walikota punya Niat dan hati untuk mewujudkan program 100 hari namun hal ini tidak terealisasi karena SKPD tidak memiliki komitmen untuk melakukan di barengi juga dengan kualitas sumber daya manusia oknum-oknum SKPD yang minim, bahkan terkesan sejumlah SKPD masih hanyut dalam eforia pasca pilkada, semoga ini bisa memberi pelajaran kedepan untuk berbenah. ” Ujar Harefa.
Ia pun menambahkan bahwa menurutnya, suksesnya program Walikota dan Wakil Walikota berada di tangan SKPD-nya.
” Sudah dari dulu memang kualitas SKPD ini seperti itu, saudara Walikota yang baru masuk pada april tentu baru mempelajari dan menyesuaikan dari, saya tidak berpikir bahwa antara walikota dan SKPD tidak sinkron namun SKPDnya yg tidak mampu menerjemahkan program 100 walikota dan wakil walikota. ” Ungkapnya menutup pembicaraan.
Untuk di ketahui bahwa ada beberapa program 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Walikota Gunungsitoli atau strategis pembangunan Kota Gunungsitoli pasca pilkada 2015 yang lalu yakni   :
* Peningkatan Kualitas Pelayanan Pendidikan dan Kesehatan.
* Peningkatan Ekonomi dan Penanggulangan Kemiskinan
* Infrastruktur dan Penataan Kota
* Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah.
* Pemberdayaan dan Penguatan Desa. (Fr. Lature)
Bagikan

Tambah Komentar