|Minggu, Juni 25, 2017
Home » Regional » Daerah » Kukuhkan Baznas Kaltara, Irianto : Kaltara Bisa Jadi Role Model Pengelolaan Zakat

Kukuhkan Baznas Kaltara, Irianto : Kaltara Bisa Jadi Role Model Pengelolaan Zakat 

tiny_20170504080108
Bagikan

Kabarone.com, Kaltara – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie mengukuhkan pengurus Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kaltara periode 2016-2021, Rabu (3/5). Pengukuhan digelar di Gedung Serbaguna Kantor Gubernur, yang sekaligus dirangkaikan dengan kegiatan Seminar Sosialisasi Zakat dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-1 Baznas Provinsi Kaltara.

Terhadap lembaga negara non struktural ini, gubernur atas nama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara menegaskan dukungannya. Salah satunya, dengan telah tersedianya Sekretariat Baznas Provinsi Kaltara. Selain itu, Pemprov juga telah menganggarkan dana operasional untuk Baznas Provinsi Kaltara pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Irianto menyebutkan, dengan telah dikukuhkannya pengurus Baznas Provinsi Kaltara, dampaknya juga terasa bagi Kaltara. “Ini melengkapi lembaga negara non struktural di Kaltara, serta memperkuat keyakinan kita bahwa Kaltara mampu melewati evaluasi DOB (Daerah Otonomi Baru) dengan baik,” kata Irianto.

Disamping itu, Irianto pun mengingatkan agar pengurus yang telah dilantik untuk dapat mengemban amanah dengan ikhlas dan penuh tanggung jawab. Mereka pun dituntut untuk mampu menerima setiap resiko dari amanah itu.

Hal penting lainnya, para pengurus Baznas Provinsi Kaltara harus bekerjasama. “Jangan sampai saling berebut pada empat hal, yakni berebut kekuasaan, berebut harta, berebut wilayah dan berebut wanita,” ucapnya.

Irianto juga menyatakan, merupakan tugas Baznas Provinsi Kaltara juga untuk membudayakan infak, zakat dan sadaqah di kalangan masyarakat, khususnya kaum muslim. “Cukup Rp 100 per hari, bayangkan nilainya bila mencapai setahun, dan itu dilakukan oleh seluruh umat muslim di Kaltara,” jelas Irianto. Tugas lain yang perlu diperhatikan Baznas Provinsi Kaltara, adalah meningkatkan syiar Islam menurut tugas dan tanggung jawab yang diatur menurut regulasi yang menaunginya.

Sementara itu, Pengurus Baznas, Irsyadul Halim mengapresiasi respons positif yang dilakukan Pemprov Kaltara, utamanya oleh Gubernur Kaltara H Irianto Lambrie terhadap keberadaan Baznas Provinsi Kaltara. “Sinergitas yang ditunjukkan Kaltara sungguh luar biasa, terutama sokongan dari Gubernur Kaltara. Kami sangat mengapresiasinya,” kata Halim.

Disebutkannya, Provinsi Kaltara sedianya mampu menjadi role model pengelolaan zakat di Indonesia Timur. Ini dikarenakan, salah satu Baznas-nya, yakni Baznas Kota Tarakan telah menunjukkan inovasi yang luar biasa dalam menjalankan tugasnya.(hms)

Bagikan

Tambah Komentar