|Selasa, September 26, 2017
Home » Regional » Daerah » Membangun Tanpa Data Lebih Mahal

Membangun Tanpa Data Lebih Mahal 

IMG_20151215_091956
Bagikan

Kabarone.com, Bulungan – Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Bulungan, Ir Achmad Ideham meminta seluruh pihak untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) yang akan berlangsung pada 1 – 31 Mei 2016. Hasil dari sensus ekonomi akan menyediakan informasi untuk pengembangan usaha dan daya saing daerah maupun bangsa.

“Bagi orang statistik, data maupun informasi itu mahal tapi membangun tanpa didukung dengan data itu lebih mahal,” tegasnya dalam kegiatan sosialisasi metode baru penghitungan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2015, Produk Domestik Bruto (PDRB) 2014 dan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2016 di ruang serbaguna Kantor Bupati Bulungan, Selasa (15/12).

Dijelaskan pada pelaksanaan SE 2016 nanti, Badan Pusat Statistik bertugas mencatat dan mendata setiap kegiatan dan hasil-hasilnya di sektor perekonomian, termasuk di wilayah Kabupaten Bulungan. Maka itu diharapkan semua pihak dapat membantu pelaksanaan SE 2016 agar bisa menghasilkan data yang berkualitas, menjadi gambaran perekonomian Bulungan serta bermanfaat bagi pihak-pihak berkepentingan.

“Hasil sensus ekonomi ini menjadi data bagi swasta, masyarakat termasuk pemerintah untuk menentukan strategi pembangunan. Jadi kalau kita bekerja berdasarkan data, Insya Allah hasilnya akan baik,” ucapnya dalam kegiatan yang turut dipimpin Kepala Bappeda Bulungan, Drs M Isnaini tersebut. Dijelaskan, sensus ekonomi mencakup semua aktifitas ekonomi dan skala ekonomi usaha kecuali sektor pertanian. Tujuannya untuk mendapatkan potret utuh perekonomian, sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional maupun regional.

Kepala BPS Bulungan, Akhmad Fikri menambahkan, sensus ekonomi menghasilkan gambaran lengkap level dan struktur ekonomi non pertanian berikut informasi dasar dan karakteristiknya.

“Selain itu juga akan diketahui daya saing bisnis di Indonesia serta penyediaan kebutuhan informasi usaha,” ujarnya. Ia pun berharap para responden dari pihak swasta, masyarakat maupun pemerintah dapat mudah memberikan data sehingga akan sangat mendukung perencanaan pembangunan di bidang ekonomi selanjutnya. Diterangkan cakupan SE 2016 meliputi seluruh usaha atau perusahaaan non pertanian di lokasi tetap atau permanen seperti mall, kantor, pasar, lokasi tidak tetap seperti kaki lima dan pasar kaget, usaha keliling serta di rumah tangga seperti warung. Mencakup pula pelaku usaha terdiri pemerintah, sekolah dan rumah sakit, lembaga non profit, tempat ibadah dan organisasi sosial, korporasi seperti perusahaan, restoran, supermarket dan hotel, serta di rumah tangga seperti usaha online dan sektor non formal lainnya.

“Sensus akan dilakukan langsung atau door to door dan kita akan merekrut petugas sensus berpendidikan minimal setingkat SMA,” imbuhnya. Dijelaskan, untuk wilayah se-Kaltara dibutuhkan sekitar 900 petugas sensus, di mana 200 petugas di dalamnya akan melakukan sensus di wilayah Kabupaten Bulungan. Para petugas ini juga akan mendapat pembekalan lebih dulu dari BPS sebelum turun ke lapangan melaksanakan Sensus Ekonomi 2016. (MUDI)

Bagikan

Tambah Komentar