|Jumat, Oktober 20, 2017
Home » Regional » Daerah » Pemprov Kaltara Dorong Seluruh Desa di Lingkungannya Bentuk BUMDes

Pemprov Kaltara Dorong Seluruh Desa di Lingkungannya Bentuk BUMDes 

pemprov-dorong-desa-bentuk-bumdes
Bagikan

Kabarone.com, Kaltara – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara melalui Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa (DPMD) mendorong seluruh desa yang ada di wilayah ini untuk membentuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

BUMDes, kata Kepala DPMD Kaltara Wahyuni Nuzban, adalah lembaga ekonomi baru berbasis desa yang merupakan salah satu usaha pemerintah dalam memajukan perekonomian di Desa,

“Kita harapkan ini menjadi motor penggerak perekonomian di Desa,” kata Wahyuni, Senin (29/5). Selama ini, menurut Yuni, dana desa lebih banyak dipergunakan untuk pembangunan infrastruktur. Tidak banyak yang berputar di desa. Padahal sesuai instruksi presiden dan menteri, perlu dibentuk BUMDes, sebagai saraan untuk mengembangkan perekonomian di desa. “Dana desa bisa digunakan untuk modal BUMDes. Soal usahanya terserah, silakan desa berkresasi. Dan nanti juga dikelola oleh Desa itu sendiri,” ujarnya.

Dengan dana yang ada, lanjut Yuni—sapaan akrabnya, desa memiliki kebebasan dalam menentukan jenis usaha apa yang akan mereka geluti, melalui BUMDes yang dibentuk ini. Disesuaikan dengan potensi di desa masing-masing. “Usaha bisa dalam bentuk jasa, perdagangan, perindustrian dan banyak lagi sesuai potensi desa masing-masing,” jelasnya.

Yuni mengungkapkan, hingga kini di Kaltara sudah terbentuk sekitar 82 BUMDes dan diharapkan untuk tahun ini akan ada lagi sekitar 80 BUMDes baru terbentuk. “Setiap tahun kita beri bimbingan di Kabupaten/Kota di Kaltara untuk meningkatkan sumber daya pengelola BUMDes. Di sampingi itu, kita juga dorong agar ditambah tenaga pendamping desa yang juga membantu dalam mengelola BUMDes,” iungkap Yuni.

Yuni juga mengharapkan, agar perusahaan yang masuk dalam wilayah sebuah desa dapat melakukan kerjasama, baik berupa kemitraan maupun pembinaan kepada BUMDes.

Sejauh ini, imbuhnya, masih ada beberapa kendala dalam pembentukan BUMDes. Di antaranya, pembentukan kelembagaannya yang belum maksimal, kurangnya SDM dalam mengelola BUMDes, serta rendahnya inisiatif lokal dalam mengembangkan potensi yang ada. “Namun satu per satu kendala mulai teratasi. Kita harapkan BUMDes nantinya dapat secara optimal dalam meningkatkan ekonomi Desa di Kaltara,” lanjutnya. (hms)

Bagikan

Tambah Komentar