|Senin, Juni 26, 2017
Home » Regional » Daerah » Wagub Kaltara Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Tanjung Selor

Wagub Kaltara Tinjau Sejumlah Titik Banjir di Tanjung Selor 

wagub-pantau-banjir-tanjung-selor
Bagikan

Kabarone.com, Kaltara – Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Utara (Kaltara) H Udin Hianggio mengunjungi sejumlah titik banjir di wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Rabu (24/5) sore. Dalam kunjungan yang disertai jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI), kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja dan Perlindungan Masyarakat (Satpol PP-Linmas), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pihak terkait lainnya tersebut, Wagub didamping istri Hj Zulaeha Udin Hianggio, ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan Syarwani, juga kepala BPBD Provinsi Kaltara Mohammad Pandi.

“Kami minta maaf karena kesibukan dan tanggung jawab yang ada, sehingga baru saat ini dapat meninjau langsung kondisi banjir di ibukota Kaltara. Mohon masyarakat dapat memakluminya,” kata Wagub di sela peninjauan banjir.

Terhadap kondisi banjir yang ada, Wagub menyebutkan bahwa Pemprov Kaltara dengan dukungan kalangan legislatif, TNI dan kepolisian akan melakukan pemantauan secara intensif. Wagub juga menekankan, informasi mengenai kenaikan air atau lainnya sedapat mungkin segera disampaikan kepada masyarakat. “Kondisi ini bukan akibat sampah, namun lebih kepada kondisi alam yang seperti ini adanya. Termasuk pula, adanya ancaman kerusakan hutan di wilayah hulu dan sekitar wilayah Bulungan sehingga air hujan tak lagi tertahan atau terserap,” jelas Wagub.

Untuk mengatasi persoalan ini, Pemprov Kaltara bersama jajaran TNI, kepolisian dan legislatif akan menggelar pertemuan membahas langkah antisipasi. “Segera kami gelar pertemuan dengan pihak legislatif, kepolisian dan TNI untuk menanggulangi persoalan banjir saat ini. Dan, menyusun langkah untuk mengantisipasinya,” urai Wagub serta menuturkan bahwa bencana banjir ini, tak hanya terjadi di Bulungan, tapi juga di sejumlah wilayah di Kaltara seperti Nunukan dan Malinau.

“Belum ada penetapan status siaga apapun. Persoalan banjir di wilayah Tanjung Selor dan lainnya, akan dibahas sesegera mungkin,” timpalnya.

Wagub berpesan, selama banjir masih terjadi, yang patut diwaspadai adalah persoalan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Utamanya, anak-anak dan remaja. “Seperti kita lihat sendiri, masyarakat, utamanya anak-anak banyak bermain dengan banjir. Orangtua harus mengawasi mereka,” ucap Wagub.

Terpisah, kepala BPBD Provinsi Kaltara Mohammad Pandi menuturkan, banjir yang mengenangi wilayah Kaltara terjadi mulai Selasa (23/5) hingga Rabu (24/5). “Ada tiga daerah yang terpantau dan diinformasikan mengalami banjir, yakni Bulungan, Malinau dan Nunukan,” kata Pandi.

Untuk wilayah ibukota Kaltara, BPBD telah melakukan koordinasi dengan BPBD Kabupaten Bulungan. Disebutkan Pandi, BPBD Kaltara juga melakukan patrol di sejumlah titik rawan banjir serta memantau ketinggian air. “Kami juga memantau dan memonitoring kondisi lima kabupaten dan kota melalui radio komunikasi antar wilayah, Radio SSB (Single Side Band), 40 Meter Band dan 2 Meter Band, Whats App serta Call Center,” urai Pandi.

Terpenting, BPBD Kaltara dalam kondisi siap siaga. “Kami turut melakukan pengamatan kondisi cuaca melalui situs terkait seperti BNPB dan BMKG. Selain itu, kami juga melaksanakan kegiatan rutin peringatan dini, administrasi dan pelaporan,” tutupnya.(hms)

Bagikan

Tambah Komentar