|Selasa, September 26, 2017
Home » Wisata » Disparbud DKI Jakarta Bekerjasama Dengan KMN dan Askomik Akan Menggelar “Kompetisi Seni Nuansa Islami”

Disparbud DKI Jakarta Bekerjasama Dengan KMN dan Askomik Akan Menggelar “Kompetisi Seni Nuansa Islami” 

11855716_10207578466127776_3199786013954084717_n (2)
Bagikan

dinas pariwisata pro-musiceliteKabarone.com, Jakarta – Dinas Pariwisata & Kebudayaan DKI Jakarta akan mengadakan “Kompetisi Seni Nuansa Islami”. Dalam kompetisi yang digelar pada tanggal 1 – 3 September 2015, pada pukul 09.00 – 16.00 wib, bertempat di Theater kecil, TIM ( Taman Ismail Mazuki) Jakarta pusat ini, akan menampilkan beberapa band indie yang akan turut memeriahkan acara, diantaranya seperti One Room, Rob Setiko, 7 Warna.

Salah satu juri yang juga Ketua Kamar Musik Nusantara Gatut Suryo mengungkapkan, acara tersebut terselenggara berkat kerjasama Dinas Pariwisata & Kebudayaan DKI Jakarta, Enjoy Jakarta, Kamar Musik Nusantara dan Asosiasi Komunitas Musisi Indie kreatif (Askomik).

“Acara tersebut bertujuan untuk mengembangkan industri kreatif yang berbasis pada komponen kebudayaan, salah satunya adalah musik merawis,” ungkap Gatut saat dihubungi Kabarone.com, Senin (31/8).

Menurut Gatut Suryo yang juga menjabat Ketua Umum ASKOMIK, Marawis yang merupakan jenis musik tradisional dari Arab (Islam) yang dikembangkan berdasarkan tradisi dari Timur tengah itu, telah menjadi bagian dari budaya Melayu Islam di Indonesia sehingga patut untuk terus kita lestarikan dan pertahankan.

“Kita sebagai generasi penerus, patut bangga dan harus terus mengembangkan dan mempertahankan musik marawis ini agar tetap bisa dinikmati sampai anak cucu kita nanti,” ujar Gatut.

Dalam prakteknya, lanjut Gatut, marawis ini telah diekplorisasi oleh seniman-seniwati dari Indonesia sejak dahulu kala hingga sekarang.

“Dengan perkembangan jaman seperti sekarang ini, musik Marawis juga tidak kalah dengan musik-musik modern yang diusung oleh band dari eropa atau amerika, bahkan musik marawis berkembang dengan pesat di bumi Indonesia,” jelas Gatut Suryo. (AS/DN)

Bagikan

Tambah Komentar