by

PJTKI PT. Darmakerta Raharja Diduga Sunat Gaji TKW

-Daerah, Regional-5,237 views

IMG-20151104-WA0003 (1)Kabarone.com, Cirebon – Ingin hati memeluk gunung apa daya tangan tak sampai, pepatah ini pantas disandang Kurniah Exs TKI Asal desa Srengseng Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu jawa barat. Hal tersebut berdasarkan keterangan dari Kurniah Bt Martub saat bekerja menjadi buruh migran di negara Singapura.

Wajahnya yang tampak masih kebocah-bocahan ini mengatakan dengan penuh kepolosan, “Saat saya bekerja di majikan saya yang bernama Mr. Chen William selama sepuluh bulan pak, tapi gaji saya dipotong habis jadi saya hanya terima uang off ( Lembur ) saja tiap hari minggu yang sebesar 20 Dolar. Kalau di kali empat minggu berarti total 80 dolar. Hanya itu yang saya terima sampai saya sekarang saya sudah ada negeri saya sendiri ( Indonesia ). Kalau mengenai uang yang 170 dari kelebihan potongan saya tidak pernah terima,” ungkapnya saat di konfirmasi.

Masih menurut kurniah “Tapi saya pernah ngobrol sama temen sesama TKW, dia bilang masih terima uang dari sisa potongan. Makanya saya tidak ngerti, mungkin lain PT lain aturan barangkali ya,” ungkap Kurniah. Kurniah pun berharap sisa gaji segera di terima oleh nya.

Mendapat keterangan dari Kurniah itu, tim media ini mencoba menyambangi Kepala Cabang PJTKI PT. Darmakerta Raharja di Jalan Raya Plumbon kecamatan Plumbon kabupaten Cirebon. Dedi selaku kacab saat dikonfirmasi Diruang kerjanya mengatakan, “Mengenai sisa gaji yang harus di terima TKW di Singapura itu 170 dolar diluar uang off yang 20 dolar. Namun kita harus lihat dulu di PK (Perjanjian Kerja) itu berapa. Nah si TKW pegang PK tidak,” kata Dedi.

Saat dijawab wartawan tidak, Dedi yang selaku kepala cabang cirebon PT Darmakerta Raharja langsung menjawab, “Oke kalau begitu ada photo copy PK di saya. Nantilah kita lihat dulu bagaimana aturan di PK. Jadi saya harap mas bersabar kalau pingin tahu jawabanya tunggu paling lambat dua hari. Kalau nanti terbukti ada pemotongan Agency saya disana saya tegur. Dan untuk itu suruh mengembalikan uang TKW tersebut karena itu hak TKW,” Pungkas Dedi.

Lain hal nya dengan Renata bagian konseling. Ketika diminta pertanggung jawaban dari yang mewakili exs TKI Kurnia Binti Markub, Renata menjawab dengan entengnya, “Itu mungkin kesalahan TKI karena sebelum berangkat kami sudah mengarahkan semuanya termasuk kalau ada masalah. Jadi kalau mengenai potongan itu menurut saya itu sesuai aturan pemerintah,” kata Regina sambil nerima telpon. (Sukadi/Syaripudin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *