Diduga Di Mark-up, Penerima Bantuan Bedah Rumah Kecewa

Daerah, Regional1,638 views

Kabarone.com, Lamongan – Sedikitnya 120 orang warga penerima bantuan bedah rumah untuk keluarga miskin di Desa Karang Sambigalih, Karang Asem, Galih, Bandung, Sambiroto Kecamatan Sugio kabupaten Lamongan, mengeluhkan adanya indikasi tidak transparan, dan diduga antara perangkat Desa dan pengembang sudah kongkalikong.

Dugaan adanya kecurangan tersebut, salah satunya adalah terletak pada  bahan material yang disupplai oleh pemenang Tender yakni CV Borneo, terpaut jauh jika dibandingkan dengan harga di toko bangunan. Setiap warga yang mendapatkan program tersebut, setiap akan meminta bon Kwitansi pembelian  matrial tidak pernah diberikan sehingga membuat marah masyarakat.

Warga yang kecewa dan curiga ada dugaan mark up anggaran, dari masing- masing harga bahan bangunan tersebut akhirnya melakukan aksi demo pada Selasa kemarin .

“Kami atas nama warga penerima bantuan kecewa, karena setelah di kalkulasi dengan banyaknya barang yang diterima, dan di sesuaikan dengan harga bahan material yang ada di toko bangunan, terdapat perbedaan sehingga ada dugaan anggaran di mark up,” ungkap salah seorang warga.

Merasa hanya dijadikan alat untuk mendapat keuntungan, warga penerima bantuan meminta agar instansi dan pihak terkait transparan, sehingga mereka bisa membelanjakan sendiri dan tidak ada yang dirugikan.

“Selama ini Kasun dan lainnya yang bermain. Justru LPM seolah tidak dilibatkan. Dari masing warga ada yang mendapatkan Rp 15 juta per rumah dan ada yang Rp 20 Juta. Kebanyakan kita tombok antara Rp 5 juta lebih,” ujar Imam salah satu Warga.

Sementara itu Kepala dusun  Karang Asem Kabupaten Lamongan Jasan ketika dikonfirmasi berkilah, “bahan material, karena diantarkan langsung kerumah warga penerima bantuan, dan kita bukan yang beli tapi warga langsung,” ungkapnya seolah membela diri. (Ipul. )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 comment

  1. usut sampek tuntas sampai ke akar akarnya,rumangsamu penak ole bantuan tombok zo gak penak bayangno….