Kejagung Terus Genjot Penyelidikan Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pemprov Sumut

Hukum869 views

Kabarone.com, Jakarta – Guna mempercepat proses penyidikan, tim Penyidik Kejagung kembali menjadwalkan pemeriksaan saksi-saksi dan tersangka dalam kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi Penyaluran Dana Hibah dan Bantuan Sosial pada Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2012-2013.

Menurut Kapuspenkum Kejagung, Amir Yanto, SH, MM, MH pemeriksaan terhadap Tersangka GPN (Gubernur Sumatera Utara Non Aktif) dilakukan di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Tersangka GPN diperiksa sebagai Tersangka sekitar pukul 10.30 yang pada pokoknya mengenai Tugas dan kewenangan yang bersangkutan selaku Kepala Daerah, proses persetujuan pencairan dan pertanggungjawaban Penyaluran Dana Hibah dan Bantuan Sosial pada Pemerintah Daerah Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2012-2013,” ungkap Amir, Rabu (11/11).

Penyidik di gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI juga melakukan pemeriksaan terhadap empat orang diantaranya Ibnu Sri Hutomo (Kepala Biro Admnistrasi dan Pembangunan Propinsi Sumatera Utara), Hj. Nurlela (Kepala Biro Umum Propinsi Sumatera Utara), Safrudin (Kepala Biro Perlengkapan Propinsi Sumatera Utara), dan Suherman (Kepala BKD Propinsi Sumatera Utara).

“Keempat Saksi yang diperiksa oleh tim penyidik di gedung Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI hadir sekitar pukul 10.00 Wib, dan pemeriksaan pada pokoknya mengenai kronologis dari proses dan mekanisme dari perencanaan hingga penyusunan anggaran Daerah pada Propinsi Sumatera Utara, khususnya pada kebutuhan Dana Hibah dan Bantuan Sosial untuk diwujudkan pada Tahun Anggaran 2012 – 2013, mengingat para Saksi masuk di dalam Tim Anggaran Pemerintah Daerah di Propinsi Sumatera Utara,” jelasnya.

Selain itu, penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap tujuh orang di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, namun menurut Kapuspenkum hingga saat ini masih menunggu informasi tentang kehadiran para Saksi serta pokok pemeriksaannya di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Adapun ketujuh saksi yang diperiksa itu diantaranya
1. Muhammad D (Ketua Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013)
2. Ichsanul Arifin Siregar – Anggota Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013.
3. Harry – Anggota Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013.
4. Neny T. Pasaribu – Anggota Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013.
5. Amri Sitanggang – Anggota Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013.
6. Ruselly Fransisca – Sekretaris Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013.
7. Elisabeth Simanjuntak – Sekretaris Bidang Ormas Keagamaan, Paguyuban Etnik / Tim Verifikasi Monitoring dan Evaluasi Dana Hibah APBD Propinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2013. (Sena)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *