by

Resmikan Kapal Pengangkut Ternak, Presiden Jokowi Berharap Harga Sapi Nasional Bisa Bersaing

-Ekonomi-925 views

Kabarone.com, Madura – Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo meresmikan kapal khusus pengangkut ternak di  Galangan Kapal PT Adi Luhung Sarana Segara Indonesia (ALSSI) di Kabupaten Bangkalan, Madura, Jatim, Selasa (10/11). Kapal khusus ternak itu diantaranya KM Camara 1, Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 56 dan Kapal Perintis Tipe 750 DWT KM Sabuk Nusantara 55.

Dengan diresmikannya kapal khusus pengangkut ternak itu, Presiden Jokowi berharap, pelayanan angkutan untuk rakyat maupun untuk ternak itu akan bisa terpenuhi dengan baik. Sehigga akhirnya distribusi logistik nasional akan berjalan dengan baik, sehingga akhirnya harga-harga juga bisa turun karena angkutannya memakai angkutan laut yang murah.

“Tadi Menteri Perhubungan menyampaikan, tahun ini 200 kapal, tahun depan 160 kapal lagi, tahun depannya, tahun tambahannya seperti ini 160, 200, 160, 200,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga mengaku senang karena sekarang kita sudah mempunyai kapal angkutan ternak yang kapasitasnya 500 sapi, sehingga peternak dari jarak yang sangat panjang seperti dari Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak lagi mengeluh. Kiriman sapi dari NTT menuju Jakarta yang tadinya pakai truk, sampai di Jakarta sapinya lemes semuanya.

“Tadi Pak Menteri Perhubungan menyampaikan, ada 500 ruang yang diberikan untuk sapi, standarnya juga standard internasional karena itu yang harus kita penuhi. Semuanya ada,” tegas Presiden Jokowi.

Presiden berharap, nantinya arus barang, arus ternak dari lokasi-lokasi provinsi yang ternaknya banyak bisa dipasarkan ke kota-kota yang membutuhkan, dan dengan perserdiaan angkutan yang murah sehingga bisa bersaing dengan sapi-sapi dari negara yang lain.

Menurut Presiden Jokowi, kekalahan kita selama ini selalu pada harga angkutan. Sapi dari Australia bisa masuk ke Jakarta harganya bisa berkompetisi dengan kita, karena harga transportasinya, biaya transportasinya sangat murah, sangat murah sekali.

“Kita kalahnya di transportasi dari provinsi ke provinsi yang masih sangat mahal. Ini yang kita targetkan agar satu per satu bisa kita selesaikan,” tutur Jokowi.

Presiden Jokowi juga menegaskan, nantinya Kapal-kapal khusus angkutan ternak juga akan dikembangkan ke daerah-daerah yang menjadi basis peternakan sapi, bukan hanya di Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Nusa Tenggara Barat (NTB), tetapi juga ke provinsi lainnya.

“Yang namanya angkutan ternak ini sangat kita perlukan untuk melancarkan arus distribusi barang, melancarkan arus distribusi ternak dari suatu provinsi ke provinsi yang lain, dari satu pulau ke pulau yang lain, dari satu kota ke kota yang lain,” kata Presiden Jokowi kepada wartawan.

Saat ditanya mengenai pengaruh pengadaan kapal pengangkut ternak itu terhadap kapal-kapal kayu produksi masyarakat, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah memesan sekitar 3.600an kapal, campur, ada yang kayu. Kapal-kapal ini rencananya akan diserahkan untuk nelayan kecil-kecil, akan dibagikan ke nelayan.

“Yang gede di BUMN. Saya lihat di Batam pesan Tanker dari pertamina. Artinya kapal seperti itu mampu, kapal ternak mampu, feri juga mampu. Kemampuan galangan kapal kita tidak usah diragukan,” tegas Presiden Jokowi. (Hm/Rd)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *