Lagi, Dinas Pertanian Bantu Petani di Konawe

Daerah, Regional1,997 views

Kabarone.com, Konawe – Pemerintah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara melalui dinas Pertanian Kabupaten Konawe kembali mengucurkan bantuan kepada kelompok tani. Kali ini, dinas Pertanian Konawe menyalurkan bantuan berupa mesin alat tanam padi ( rice transplanter ).

Bantuan mesin alat tanam ini merupakan salah satu program pemerintah pusat, melaui Kementrian Pertanian dengan menggunakan dana APBN Perubahan 2015. Penyerahan bantuan mesin alat tanam ini kepada kelompok dilakukan di dinas Pertanian Konawe dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa, Kamis (19/11/2015) pukul 10.30 Wita.

Dalam kesempatan tersebut, Kery Saiful Konggoasa mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Konawe serius membantu para petani agar bisa meningkatkan taraf hidup keluarga mereka. Kery juga berpesan kepada para kelompok tani untuk terus berkomunikasi dengan dinas pertanian Kabupaten Konawe bukan karena adanya bantuan saja tetapi segala kendala tekhnis yang terjadi sama petani perlu berkonsultasi dengan instansi tekhnis.

Dalam kesempatan itu juga Kery berharap kepada para kelompok tani untuk menghargai segala bentuk bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat melalui pemerintah daerah Kabupaten Konawe.

“Saya harapkan kepada seluruh kelompok yang menerima bantuan ini untuk menghargai dan memeliharanya karena ini demi kepentingan kalian juga,” kata Kery Saiful Konggoasa didampingi Kadis Pertanian Konawe kepada kelompok tani sebelum menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis.

Sementara Kepala dinas Pertanian Kabupaten Konawe, Ir.Syahrudin saat diwawancara oleh wartawan mengatakan bantuan mesin alat tanam tersebut berjumlah 38 unit untuk penyebaran di 12 Kecamatan dengan 38 kelompok tani.

Menurutnya, bantuan mesin tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat, Kementrian Pertanian, melalui Dirjen PSP. Dikatakan, dengan bantuan mesin alat tanam tersebut dapat meringankan beban biaya tanam yang selama ini dirasakan oleh kelompok tani.

“Mesin ini bisa menghemat biaya tanam dan juga waktu tanam bisa lebih efisien,” katanya.

Selain itu kata dia, dengan penggunaan alat tanam tersebut nilai produksi petani mengalami peningkatan.

“Diharapkan dengan sistem tanam seperti ini nilai produksi petani akan naik 0,7 hingga 0,8 per hektar”, pungkasnya.

Sebelumnya, Oktober 2015 lalu, Dinas Pertanian Konawe telah menyalurkan 35 unit mesin pompa air guna menanggulangi kekeringan sawah petani di Kabupaten Konawe.( Suk )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *