by

Diprioritaskan Presiden, Banten Bakal Bangun 11 Proyek Nasional

-Nasional-1,313 views

Kabarone.com, Serang – Presiden RI prioritaskan Provinsi Banten untuk membangun sebelas proyek nasional pada tahun 2017. Sebelas proyek besar itu diantaranya pembangunan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), jalan Tol Serang-Panimbang, reaktivasi Kereta Api, Waduk Karian, Waduk Sindangheula, dan normalisasi Sungai Ciujung.

“Tahun depan Banten ini akan memiliki 11 proyek nasional. Mau tahu berapa triliun? Nanti saya sampaikan,” ujar Gubernur Banten Rano Karno, kepada wartawan, beberapa waktu lalu.

Rano Karno mengaku optimis hal ini akan berjalan sesuai rencana, khususnya untuk tahun 2017. Menurutnya, saat ini perkembangan pembangunan di Provinsi Banten sudah menjadi salah satu sorotan nasional.

“Terutama kawasan industri yang menjadi salah satu penyumbang income daerah dan nasional,” katanya.

“Dengan semakin berkembangnya pembangunan di Banten, pendapatan daerah Banten tidak hanya meningkat, tetapi juga angka pengangguran yang cukup tinggi bisa ditekan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten Hudaya Latuconsina, mengatakan, dari 11 proyek nasional tersebut, beberapa di antaranya dikebut mulai tahun ini, seperti pembebasan lahan Tol Serang-Panimbang, normalisasi Sungai Ciujung, dan pembebasan lahan‎ waduk.

“Tahun kemarin sebenarnya sudah jalan yang normalisasi, dalam konteks pembangunan Tanggul Sungai Ciujung. Namun waktunya mepet. Sekarang sudah mulai pembahasan. Tol Serang-Panimbang juga segera pembebasan lahan,” ujar Hudaya

Hudaya mengatakan, pihaknya juga sedang membahas mengenai kemungkinan efek yang akan terjadi‎ pasca pembangunan 11 proyek tersebut.

“Tentu saja yang terpenting adalah Multiplayer effect yang akan dihasilkan ketika ada pembangunan ini, bagaimana dampaknya terhadap lingkungan, kesiapan masyarakat, pengembangan ekonomi, dan kemungkinan kondisi negatifnya,” ujarnya. (zip)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *