by

Ormas FKI-1 Minta Kejari Gunungsitoli Selidiki Dugaan Korupsi Kades Ombolata Sisarahili dan BPM Kabupaten Nias

-Daerah, Regional-1,647 views

Kabarone.com, Nias induk  – Sesuai dengan nomor surat  : 009/ FKI- 1 /NIAS /II / 2016, Dewan Pimpinan Daerah Front Komunitas Indonesia Satu (FKI– 1 )  Kabupaten Nias, meminta Kejaksaan Negeri Gunungsitoli untuk sesegera mungkin memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang terkait dugaaan penyelewengan dana APBDes Tahun 2015 di Desa Ombolata Sisarahili, Kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

“Merujuk pada undang-undang No 31 Tahun 1999 pasal 41 bahwa setiap warga Negara memiliki hak untuk membantu upaya pencegahan dan pemberantasan tindak pidana korupsi; ikut mencari, memperoleh dan memberikan informasi kepada penegak hukum. Maka untuk itu kami Ormas FKI – 1, Kabupaten Nias,  Provinsi Sumatera Utara, telah melakukan sosial kontrol berupa pengawasan dan investigasi di Desa Ombolata Sisarahili, kecamatan Hiliduho, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera utara dan telah kami temukan beberapa indikasi korupsi didalamnya, antara lain ;  penggelembungan jumlah bahan material dan mark up harga bahan material pada pengajuan RAB tanpa disetujui oleh Ketua BPD,” ungkap Ketua DPD Ormas FKI– 1, Kamis (18/2).

Lebih lanjut menurutnya, pelaksanaan pembangunan di desa Ombolata Sisarahili dilakukan tanpa musyawarah dengan masyarakat desa dan diduga fiktif dalam pelaksananya. “Dan kami juga menduga kuat SKPD Dinas BPM mengadakan kerjasama dan sengkokol memberikan kesempatan Kepala Desa Ombolata Sisarahili, Tonius Waruwu dan perangkat desa untuk melakukan dugaan tindakan korupsi kurang lebih sebesar 150 juta rupiah,” pungkasnya.

Ormas FKI- 1 Kabupaten Nias, imbuhnya, meminta dan mengharapkan kepada Kepala Kejaksaan Negeri Gunungsitoli, agar segera menahan dan mengadili Tonius Waruwu dan proses SKPD Dinas BPM Des Kabupaten Nias.

“Kami Ormas  FKI- 1 Kabupaten Nias,  sangat mengharapkan kepada Kepala Kejaksaaan Negeri Gunungsitoli untuk segera memproses dan melakukan penyidikan kepada Kepala Desa Ombolata Sisarahili atas nama Tonius waruwu dan SKPD Dinas BPM Des Kabupaten Nias,” tegasnya.

“Dan kami juga bersedia memanggil para saksi – saksi memberikan keterangan yang sebenar- benarnya, dan menunjukkan bukti – bukti di persidangan,  termasuk kami mendampingi Penyidik Kejaksaan melakukan pemeriksaan di tempat kejadian, sekaligus mengharapkan segara menyita barang bukti asli berupa dokumen agar terhindar dari kecurigaan di rusak oleh orang yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. (fr.lature )           

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *