Status Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Hotel Indonesia Ditingkatkan ke Penyidikan

Hukum874 views

Kabarone.com, Jakarta – Kejaksaan Agung RI meningkatkan status kasus dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam kerjasama antara PT. Hotel Indonesia Natour (Persero) dengan PT. Cipta Karya Bumi Indah – PT Grand Indonesia, dari penyelidikan ke tahap penyidikan.

Kapuspenkum Kejagung Amir Yanto mengungkapkan bahwa dari hasil penyelidikan, ditemukan adanya pemanfaatan lahan yang tidak sesuai dengan Perjanjian Kerjasama antara Hotel Indonesia dengan PT. Cipta Karya Bumi Indah.

“Telah ditemukan bukti permulaan yang cukup tentang terjadinya dugaan tindak pidana korupsi tersebut sehingga tim penyelidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI akhirnya meningkatkannya ke tahap Penyidikan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: Prin-10/F.2/Fd.1/02/2016, tanggal 23 Februari 2016,” ungkap Amir, Selasa (23/2).

Amir menjelaskan kasus itu bermula setelah PT. Cipta Karya Bumi Indah menjadi pemenang lelang pengelolaan Hotel Indonesia dan dilaksanakan perjanjian kerjasama dengan PT. Hotel Indonesia Natour (Persero) dengan sistem Build, Operate, and Transfer (BOT) atau membangun, mengelola, dan menyerahkan (bentuk hubungan kerjasama antara pemerintah dan swasta dalam rangka pembangunan suatu proyek infrastruktur) di Tahun 2004.

Namun PT. Cipta Karya Bumi Indah telah membangun dan mengelola gedung menara BCA dan Apartemen Kempinski yang tidak ada dalam perjanjian BOT antara kedua belah pihak.

“Akibatnya diduga tidak diterimanya bagi hasil yang seimbang atau tidak diterimanya pendapatan dari operasional pemanfaatan kedua bangunan tersebut sehingga mengakibatkan kerugian Negara yang untuk sementara adalah sekitar Rp. 1.290.000.000.000,-,” pungkasnya.

Tim Penyidik, lanjut Amir, saat ini sedang menyusun dan mempersiapkan rencana pelaksanaan penyidikan dalam rangka mengumpulkan bukti-bukti untuk membuat terang tentang tindak pidana yang terjadi dan menemukan tersangkanya. (Sena)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *