Kabarone.com, Kendari – Pemadaman yang dilakukan oleh pihak PLN Kota Kendari sejak memasuki bulan suci Ramadhan 1437 H/2016 M, terjadi hampir setiap malam, terutama jelang buka puasa dan makan sahur.
“PLN katanya tidak akan melakukan Pemadaman selama bulan suci Ramadhan, itu tidak benar,” kata Abustang salah satu warga Kota Kendari, Senin.
Menurutnya, hampir setiap mau buka puasa dan makan sahur lampu PLN padam. “Kami selaku pelanggan PLN merasa terganggu dan dirugikan karena kami mau menggunakan penerangan namun lampu PLN padam,” ungkapnya.
Selain itu lanjut dia, dengan adanya Pemadaman ini alat elektronik miliknya rusak dan makanan yang disimpan di kulkas jadi rusak. “Begitupun nasi yang disimpan di rice cooker dan pemanas jadi rusak,” cetusnya.
Padahal menurutnya, jika terlambat membayar tagihan rekening listrik PLN tak mau tahu. “Kami tetap didenda, bahkan bisa disegel sampai pencabutan Kwh,” keluhnya.
Karena itu selaku pelanggan PLN Abustang berharap agar Kepala PLN Kendari dicopot saja dari jabatannya karena tak bisa memberikan jaminan listrik yang memuaskan terlebih lagi di bulan suci Ramadhan ini.
“Ketersediaan PLN di daerah ini perlu dipertanyakan, karena kenapa sebelum bulan puasa tidak ada Pemadaman, namun setelah bulan puasa baru selalu ada Pemadaman lampu PLN,” pungkasnya.(Andi Jumawi)